UMK Kupang Kembali Panen 633 Sarjana Angkatan ke XXX, Wisuda Digelar Dua Hari

KUPANG. NUSA FLOBAMORA–Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-XXX Tahun 2021 Universitas Muhammadyah Kupang (UMK) kembali digelar dengan melepas 633 lulusan.

Pelaksanaan wisuda dihadapkan dengan beberapa pertimbangan salah satunya ditengah pandemi covid-19 sehingga digelar dua hari yakni Rabu (1/12/2021) dan Kamis ( 2/12/2021).

Adapun 633 orang lulusan yang diwisuda berasal dari 16 program studi dan 6 Fakultas dan semuanya sah terakreditasi dan telah memenuhi PIN nomor seri ijasah nasional.

Hal ini dikatakan Rektor Universitas Muhammadyah Kupang, Dr. Zainur Wula, S.Pd, M.Si dalam sambutan pada rapat senat terbuka wisuda sarjana ke-XXX di Aula Muhammadyah Kupang, Rabu (1/12/2021).

Dikatakan Rektor Zainul, Khusus untuk PIN bukan pertama kali Universitas ini lakukan, tetapi sejak ia menjabat sebagai Rektor tahun 2017 dan tahun 2018 untuk Universitas Muhammadyah sudah menerapkannya.

Menurutnya, sejak negara ini masih melakukan uji coba, Universitas Muhammadyah Kupang sudah mewujudkan PIN Nasional dan ini menjadi kebanggaan tersendiri.

Dijelaskannya, maksud dan tujuan PIN itu adalah untuk pengamanan dan legalitas hukummya lebih kuat lagi sehingga kemana-mana tidak dipertanyakan. Inipun memudahkan para alumni untuk mencari pekerjaan dan penghidupan yang layak dimanapun lulusan Universitas Muhammadyah berada.

Menurut Rektor dua periode ini, Wisuda tahun 2021 berlangsung selama 2 hari dikarenakan banyak pertimbangan, aspek keamanan, kenyamanan dan ketenangan dan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Juga rasa empati dan reponsif terhadap wisudawan dan orangtua dan undangan. Termasuk mengingat faktor kondisi ruangan dan juga protokol kesehatan covid-19 yang selalu diterapkan dengan baik.

Ditambahkannya, wisuda Universitas Muhammadyah berlangsung 2 kali dalam setahun, bulan April 2022 pada semester ganjil akan dilangsungkan wisuda lagi.

Ada kesempatan ini, Rektor menilai bahwa dengan tekun dan kerja keras serta jerih payah pada wisudawan dan orang tua serta keluarga maka gelar sarjana bisa disandang di Universitas Muhammadyah Kupang.

Rektor menegaskan bahwa mulai saat ini para wisudawan memiliki harapan yang besar untuk meraih cita-cita yang digapai berikutnya.

Dirinya berulang kali menyampaikan bahwa lulusan Sarjana adalah awal ujian dilingkup yang lebih besar yaitu masyarakat.

“Ibarat bayi yang baru lahir, sebagai intelektual sebagian besar belum memahami pahit getirnya romantika kehidupan yang mau tidak mau harus dihadapi” tandas Rektor.

Rektor Zainur punya harapan besar, agar Mahasiswa yang sudah menjadi Sarjana bisa menjadikan momentum yang berbahagia ini bukan sebagai terminal akhir, melainkan sebagai titik awal dalam mengembangkan tradisi intelektual untuk meraih kesuksesan dalam hidup.

” Raihlah prestasi setinggi mungkin yang bermanfaat bagi diri sendiri, orang tua, bangsa dan negara Indonesia khususnya Provinsi NTT, Flobamora tercinta, Nusa Terindah Toleransinya,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadyah Profesor.H.Lincolin Arsyad, M.Sc, pH.D menyampaikan sambutannya secara daring menitipkan 3 pesan untuk para Wisudawan dan Wisudawati yang di Wisuda sebanyak 633 orang.

Profesor Lincolin mengharapkan, selain gelar sebagai Sarjana, juga menyandang gelar yang pertama adalah, Sarjana harus menjadi yang profesional.

Dikatakan, menuntut ilmu kurang lebih 4 tahun dan lulus, diharapkan bisa menjadi yang profesional. Memahami ilmu yang dipelajari dan mampu menerapkan dan bermanfaat bagi orang banyak, bagi Bangsa Indonesia.

“Inilah disebut profesional. Yang paling penting bagi seorang Sarjana adalah harus menyertai apa yang dilakukan itu menghasilkan sesuatu yang baik,” pesannya.

Lanjut Profesor Lincolin, yang Kedua adalah Inovatif. Seorang Sarjana bisa melakukan sesuatu yang mungkin tidak bisa dikerjakan oleh orang lain.

Bisa mencari hal-hal yang baru karena ciri orang moderen itu adalah bisa beronovatif. Bisa melahirkan ilmu pengetahuan, melahirkan cara baru untuk berproduksi.

Hal yang ketiga adalah menjadi Kader yang baik. Kader itu bisa kader Muhammadyah maupun kader yang lainnya, kader itu harus melahirkan jiwa yang baik. Bisa memberikan jalan keluar yang baik bagi orang lain, dan memberikan petunjuk yang baik.

Inilah harapan yang disampaikan bahwa 3 gelar ini bisa menjadi sebutan yang baik dalam menjalani kehidupan.

Dirinya juga mengucapkan terimaksih kepada Rektor Universitas Muhammadyah Kupang, Wakil Rektor dan seluruh staf yang telah bahu membahu, susah payah mendidik anak-anak kita sehingga mereka jadi Sarjana.

Dan tentu sudah ribuan sarjana yang dihasilkan di Universitas Muhammadyah Kupang.

” Saya juga ucapkan selamat berbahagia buat para wisudawan -wisudawati dan juga orang tua yang mungkin menyaksikan ini baik secara langsung maupun daring,” tandas Prof. Lincolin.

Adapun lulusan 10 terbaik Wisuda Wisudawati Universitas Muhammadyah Kupang adalah sebagai berikut, Hildegardis C.M BoyMa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan IPK 3,92.

Nani Muliandani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan IPK 3,92, Amilah Raden
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Prodi Pendidikan Sosiologi dengan IPK 3,90.

Nurul Istiqomah Sanusi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IPK 3,89,
Nelson Baito Banani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Sosiologi
IPK 3,87, Nurhayati Abdullah dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Biologi IPK 3,85.

Oktovianus Nunu Kodi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Sosiologi IPK 3,85, Lulut Wasiati, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pemdidikan, Prodi Pemdidikan Sekolah Dasar IPK 3,85, Dewi Rosdianti, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Biologi IPK 3,84 dan Sahrul Supu dari Fakultas Ekonomi prodi Manajemen dengan IPK 3,83.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *