Politeknik Negeri Sipil Kupang Lepas Lulusan ke “Kampus Masyarakat”

KUPANG. NUSA FLOBAMORA–Sebanyak 176 Calon Wisudawan dan Wisudawati Politeknik Negeri Sipil Kupang periode 2020-2021 secara resmi diyudisium sebagai fakta bahwa telah menyelesaikan studi.

Para calon ini nanti akan meninggalkan kampus tempat belajar secara terbatas dan nantinya akan ke “kampus masyarakat” mengimplementasikan ilmu yang diperoleh semasa kuliah.

Adapun Wisudawan/wati Angkatan ke-33 yang mengikuti yudisium bertempat di Hotel Neo Aston, Sabtu ( 27/11/2021) terdiri dari 3 Program studi (Prodi).

Yaitu Prodi D3 Teknik Sipil sebanyak 34 orang, Prodi Teknik Perancangan Jalan Jembatan (TPJJ) sebanyak 75 orang dan Prodi Teknik Perancangan Irigasi dan Penanganan Pantai (TPIPP) 66 orang.

Direktur Politeknik Negeri Kupang, Frans Mangngi, ST,M.Eng dalam sambutannya mengenang tentang yudisium pada era 1990-an dan lulus tahun 1992. Saat itu dirinya sewaktu yudisium harus melompat kedalam kolam.

Pada waktu itu semua Mahasiswa berjejer di Kolam kemudian di tolak oleh senior dan para dosen kedalam kolam.

Tapi saat sekarang, katanya, sesuai perkembangan zaman dan teknologi, sudah merubah situasi dimana calon wisudawan yudisium di Hotel.

Ini tanpa merubah maknanya, karena gedung Politeknik Negeri Kupang sementara di renovasi, akibat badai seroja melanda NTT beberapa waktu lalu.

“Saya sendiri tidak mengerti apa itu yudisium dan apa itu wisuda. Ternyata yudisium itu adalah penentuan penilaian terakhir. Jadi kalau belum diyudisium berarti belum dinyatakan selesai untuk atau siap di wisuda,” jelasnya.

Menurutnya, disetiap semester tentu ada yudisium selama ini dan para dosen mengadakan rapat dan menentukan mahasiswanya lulus atau tidak.

Ditambahkan Frans, khusus untuk wisuda mahasiswa juga harus diyudisium, apakah mahasiswanya memenuhi syarat untuk di wisuda atau tidak.

Diakhir sambutannya Direktur Frans mengucapkan terima kasih kepada semua mahasiswanya yang sudah membuat acara yang cukup meriah ini.

Dirinya juga memohon maaf apabila selama kuliah di Politeknik Negeri Kupang ada hal-hal yang menyakiti baik kata dan perbuatan karena semua ini adalah proses.

“Kita mengucapkan syukur dan bergembira dengan apa yang selama ini sudah di capai, selama beberapa tahun berproses bersama para tenaga pengajar, pendidik yang ada di Politeknik Negeri Kupang ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Sipil pada Politeknik Negeri Kupang, Sutirto, ST.MT mengatakan bahwa di Politeknik ini para dosen yang mengajar itu, ada yang sabar, ada yang kiler dan ada yang baik.

Dirinya disebut sebagai dosen kiler, tapi ternyata setelah dekat dengannya baru mengerti bahwa dirinya sebagai tenaga pendidik yang perangainya baik.

“Sebagai pendidik saya sangat bangga dan terharu, apa yang dirasakan oleh orang tua kalian sayapun merasakan demikian. Kalian sudah melewati berbagai proses baik yang gampang maupun yang sulit untuk penuhi dosen. Akhirnya kalian mencapai puncak yaitu keberhasilan,” ata Sutirto dengan nada penuh haru.

Lanjut Sutirto, setelah diwisuda, nantinya kalian akan bertemu dengan masyarakat dan itulah dunia kalian, kembangkan ilmu yang telah kalian dapatkan di Politeknik ini.

 

Diriya berpesan, antara dosen dengan mahasiswa itu ibarat Bapak dengan anak, Bapak inginkan anaknya itu harus pintar. Ilmu yang didapati Bapak itu harus diserap dengan baik oleh anaknya.

Apabila nantinya di lapangan, dirinya berharap jangan sampai tidak tahu dengan ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil. Jadi Ilmu yang sudah didapt harus bisa dimplementasikan di masyarakat.

Mewakili para Dosen dan para tenaga pendidik, Sutirto meminta maaf apabila ada kata dan perbuatan yang kurang berkenan selama berada di Politeknik Negeri Kupang, dirinya memohon maaf.

Ramzi Sayonara, Dosen Pembantu Direktur 4 Politeknik Negeri Kupang berpesan kepada 176 mahasiswa yang di yudisium, Ketika para lulusan ini sudah berada diluar, dan dimanapun berkarya nama Politeknik berada dipundak kalian karena akan disebut sebagai alumni.

Dia meminta tetap jaga nama baik Politeknik ini, karena perjalan kalian bukan orang tua, bukan dosen yang menentukan tetapi suksesnya kalian tergantung pada kalian sendiri.

Mewakili para Mahasiswa yang di Yudisium, putri mengucapkan terimah kasih yang tak terhingga dari orang tua, Direktur, para Dosen yang telah bersusah payah sehingga hari ini 176 orang Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang berhasil di yudisium dan sebentar lagi diwisuda.

Putri mewakili teman-temannya memohon maaf, apabila selama berproses dalam hal belajar mengajar ada hal-hal yang telah menyakiti dirinya memohon maaf.

Menurutnya, perjuangan ini bukan dari akhir dari segalanya tapi awal untuk mencapai keberhasilan. Semoga ilmu yang didapat selama berproses di Politeknik Negeri tercinta ini boleh berguna untuk masyarakat.

Adapun calon Wisudawan dan Wisudawati yang diyudisium menghasilkan 3 terbaik dari ke tiga prodi yaitu, Moch Dedy Yusuf Achyari, S.Tr.T( Prodi TPIJJ), Mirnawati Boi Duli, A.md.T( Prodi D3 Teknik Sipil) dan Putri Geris Engelina Nitbani, S.Tr.T (Prodi PJJ).(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *