Pelni Mart Flotim Bagai Dewa Penyelamat Ditengah Badai Covid-19

Oleh : Priska Lolita Prada Ruron.

Pandemi Covid-19 yang melanda seantero dunia umumnya dan di Kabupaten Flores Timur (Flotim) khususnya, berdampak cukup serius terutama pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Seperti diketahui, UMKM itu merupakan usaha perdagangan yang dikekola oleh badan usaha atau perseorangan,yang merujuk pada ekonomi produktif sesuai dengan keriteria yang diterapkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008.

Penerapan PPKM oleh pemerintah tentu melemahkan kreatifitas para pelaku usaha. Namun, tidak bagi UMKM dibawa rintisan PT Pelni khususnya Pelni Larantuka. Para pegawai di lingkup kerja Pelni Larantuka berinisiatif membentuk badan usaha namanya Pelni Mart.

Badan Usaha Pelni Mart ini merupakan Badan usaha yang berlokasi di Kelurahan Lohayong, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Dalam usahanya mereka   menjadi supplier Ice Cream Wall’s untuk kedai-kedai Ice cream yang ada di Flores Timur.

Pelni Mart Flotim, Ibarat kata pepatah “Hidup Enggan Mati tak Mau” Ditengah Badai Covid-19. Walau badai Pandemi belum ada ujungnya sirna dari muka bumi, tetapi pegawai di Perusahaan ini tak patah arang. Usaha skala lokal ini ibarat dewa penyelamat.

Menurut Ahmad,  salah satu pengelola Pelni Mart Larantuka, badan usaha ini   didirikan dengan tujuan agar mempermudah kedai-kedai Ice Cream yang ada di Flores Timur memperoleh produk Ice Cream.

Hal ini  karena perusahaan-Perusahaan Ice Icream yang ada hanya memasarkan produknya sampai ke Bali sehingga kedai Ice Cream yang ada sangat kesulitan dalam mendapatkan produk Ice Cream .

Dari permasalahan tersebutlah kemudian Pelni mart didirikan dan sekarang sudah mempunyai gudangnya sendiri.

Pelni Mart ini didirikan pada bulan Agustus tahun 2018. Dengan adanya Pelni mart ini kedai-kedai Ice Cream yang ada di Larantuka merasa sangat terbantu. Mereka tidak perlu mengorder Ice cream langsung pada perusahaannya karena sudah di sediakan oleh Pelni Mart.

Apalagi Pelni mart juga memberikan fasilitas berupa freezer secara cuma-cuma untuk kedai Ice Cream yang menjadi pelanggan tetapnya.

Seiring berjalannya waktu kini Pelni Mart sudah memiliki gudangnya sendiri dengan belasan Freezer sebagai tempat penyimpanan stok Ice Cream sebelum di distribusikan ke kedai-kedai ice cream yang ada.

Untuk saat ini yang menjadi Kompetitor bagi Pelni mart adalah para supplier dengan merk Ice cream lain seperti Aice dan beberapa lainnya.

Sebelum adanya pandemi Covid-19 Pelni mart bisa memperoleh stok Ice Cream dalam jumlah yang banyak.  Namun setelah adanya covid-19 dan diterapkannya PPKM Pelni mart menjadi lebih sulit mendapatkan stok Ice Cream dari pabrik.

Hal ini dikarenakan proses impor bahan baku yang terhambat karena PPKM.  Ini membuat Pelmi mart terpaksa mengurangi stok Ice ceram yang akan didistribusikan ke kedai-kedai Ice Cream.

“Dampak dari PPKM itu kita tidak disuport lagi oleh pabrik diakibatkan bahan baku yang didapatkan dari hasil impor itu tidak ada jadi kita kesulitan untuk mendapatkan produk Ice Cream dari Pabrik,” ujar Ahmad.

Hal ini menggambarkan bahwa PKKM tidak hanya berpengaruh bagi UMKM tetapi juga perusahaan besar yang beroperasi saat ini.

Menurut Kementrian Koperasi dan UKM tercatatat sekitar 67.051 pelaku UMKM yang terkena dampak dari pandemi Covid ini. Ada 5 jenis usaha yang paling terkena dampak yakni, Pertama usaha penyediaan akomodasi makanan dan minuman.

Kedua,  pedagang besar dan eceran, Ketiga Industri pengolahan, Keempat aktifitas jasa lainnya dan yang terakhir adalah pertanian, kehutanan dan perikanan.

Penyebab utama UMKM terkena dampak UMKM adalah sulitnya memperoleh bahan baku serta distribusi yang terhambat dikarenakan adanya PPKM.

Ahmad berharap pemerintah bisa segera mencari jalan keluar bagi masalah ini sehingga Perekonomian bisa pulih kembali seperti sediakala.(*)

Penulis :

Mahasiswi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Tinggal di Kelurahan Amagarapati, Kecamatan Larantuka, Flotim, NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *