BBPP Kupang Latih Non Aparatur Angkatan LVI Budidaya Ternak Unggas di Rote Ndao

 

 

ROTE NDAO. NUSA FLOBAMORA–Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang menggelar pelatihan bagi Non Aparatur Angkatan LVI Budidaya Ternak Unggas di Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan akan berlangsung dari tanggal 15-17 November 2021 bertempat di Dinas Peternakan Rote Ndao dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang.

Pelatihan ini akan diisi dengan pemaparan materi oleh Widyaiswara dari BBPP Kupang, selain itu juga akan diadakan praktikum untuk memperkuat pemahaman peserta akan materi yang disampaikan.

Dalam rilis berita yang dikirim ke Media ini, Senin (14/11/2021) dijelaskan bahwa kegiatan Pembukaan Pelatihan bagi Non Aparatur Angkatan LVI (Budidaya Ternak Unggas) dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao Hermanus Haning, S.Pt dan dihadiri oleh perwakilan BBPP Kupang Ir. Nambut Maksimus beserta jajarannya.

Pada kesempatan tersebut, Ir. Nambut Maksimus dalam sambutannya menyampaikan, Kementan walaupun dalam kondisi pandemi covid 19 seperti sekarang ini tetap eksis.

Terbukti dengan ditingkat nasional pertumbuhan ekonomi di bidang pertanian bertumbuh positif.

Hal ini juga bisa tercapai berkat kerja keras dari bapak ibu petani, selain itu pertanian juga membuktikan eksistensinya dengan tetap menyediakan pangan bagi 273 juta jiwa masyarakat Indonesia.

Menurut Maksi, para petani jangan cepat puas dengan pecapaian yang ada namun harus tetap bekerja dengan luar biasa agar komoditi yang dikembangkan nantinya dapat diekspor.

“Hari ini secara khusus, kita ada di sini untuk meningkatkan pengetahuan dn keterampilan khususnya tentang budidaya ternak unggas, BBPP Kupang mendukung hal tersebut dengan menyelenggarakan pelatihan untuk peningkatan kompetensi terkait budidaya ternak unggas,” ungkap Maksi.

Ditambahlannya bahwa pelatihan yang akan berlangsung selama 3 hari ke depan diharapkan agar dapat dimanfaatkan oleh peserta semaksimal mungkin dengan aktif bertanya kepada fasilitator agar bisa mendapat banyak pengetahuan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Peternakan Kab. Rote Ndao Hermanus Haning, S.Pt menyampaikan bahwa dalam situasi seperti sekarang ini harus memiliki rasa kerelaan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

“Situasi saat ini,kita harus memiliki kerelaan melakukan sesuatu dengan penuh rasa tanggungjawab dan keikhlasan karena tidak banyak orang melakukan melakukan tugasnya dengan rasa ikhlas dan tanggung jawab,” ujar Hermanus.

Ditambahkannya bahwa fenomena yang selama ini terjadi adalah banyak petani berebut untuk bisa mendapat bantuan dari Pemerintah namun minim kesiapan dan kelanjutan pemanfaatan bantuan terbilang tidak jelas.

Biasanya, lanjut Hermanus, untuk dapat bantuan, banyak orang sampai berebut tetapi yang harus benar-benar diperhatikan adalah seperti apa kesiapan yang dimiliki.

Juga kelanjutan dalam mengelola bantuan yang telah diterima harus benar-benar dirancang dan dikelola dengan baik.

Oleh karena itu dirinya berharap peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik, bertanyalah sebanyak banyaknya dan sharing pengalaman dan informasi supaya bisa sebagai tambahan pengetahuan.(*/ER/Rilis Berita BBPP Kupang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *