Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten TTU Mengunjungi BPTP NTT

KUPANG. NUSA FLOBAMORA– Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Timor Tengah Utara (TTU) mendatangi BPTP NTT di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Tujuan dari kehadiran Tim Dewan ini dalam rangka mengimplementasikan tugas dan fungsi DPRD TTU terutama bidang tugas Komisi II untuk khusus di bidang pertanian.

Dalam rilis berita yang diterima Media ini dari BPTP NTT, Kamis (14/10/2021) disebutkan bahwa rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD TTU, Yasintus Naif, didampingi Wakil Ketua Komisi II, Irenius Taolin, dan empat anggota Komisi II; Donatus Nurak, Yasintus Usfal, Andina dan Paulinus Efi.

Wakil Ketua DPRD TTU menyampaikan bahwa kehadiran mereka ini dalam rangka mengimplementasikan tugas dan fungsi DPRD TTU terutama dengan bidang kerja Komisi II.

Untuk itu sangat perlu melakukan konsultasi dengan lembaga yang terkait seperti BPTP NTT. Karena dalam konsultasi ini mereka bisa memperoleh informasi teknologi pertanian, sebagai bahan untuk berdiskusi dengan mitra komisi yakni Dinas Pertanian.

“Diskusi dengan mitra eksekutif akan dilaksanakan pada tanggal 5 November 2021 dalam sidang III untuk pembahasan anggaran 2022, terutama pengembangan jagung dan padi gogo yang sesuai dengan kondisi iklim di TTU,” jelas Yasintus Naif.

Disampaikan juga bahwa sektor Pertanian di TTU sebagai lokomotif namun kontribusi terhadap PAD masih rendah sehingga ketergantungan ke Pusat sangat tinggi.

Kepala BPTP NTT; Dr. Aser Rouw, S.P, M.Si menjelaskan, tugas dan fungsi BPTP NTT dalam menyebarkan informasi teknologi dalam upaya meningkatkan produktivitas pangan termasuk di Kabupaten TTU.

Dijelaskan juga tentang peran penerapan teknologi diantaranya penggunaan benih unggul, penyediaan benih padi dan jagung yang sesuai dengan kondisi NTT melalui UPBS BPTP NTT, pemanfaatan curah hujan yang terbatas.

Pengembangan inovasi teknologi pertanian dihadapkan dengan infrastruktur penunjang yang terbatas. Introduksi benih padi di tingkat lapangan, didahului identifikasi tentang kebiasaan petani, kesukaan petani dan peluang pasar. Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi bersama.

Anggota Komisi II yang hadir mengharapkan BPTP NTT berperan dalam pendampingan teknologi terutama dalam mensosialisasikan serta mentransfer teknologi pertanian kepada pengguna dan petani di TTU serta sinergitas dengan mitra komisi II yakni Dinas Pertanian kabupaten TTU.

Sehingga implementasi teknologi pertanian terutama dalam pengembangan jagung dan padi gogo di tingkat petani TTU dapat sesuai dan akan memberikan dampak pada peningkatan produktivitas.

Setelah diskusi dan konsultasi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke gudang UPBS BPTP NTT. Pada saat kunjungan dijelaskan tentang kesiapan UPBS BPTP dalam menyiapkan benih padi dan jagung.

Kepada rombongan anggota DPRD TTU, Kepala BPTP NTT menyerahkan satu bungkus plastic (10 kilogram) benih padi varietas Inpari IR Nutrizinc label putih dan satu bungkus plastic (10 kilogram) benih jagung varietas Lamuru label putih.

Kepala BPTP mengharapkan agar benih yang diserahkan tersebut dapat dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian Kabupaten TTU untuk dikembangkan.(*/ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *