KH Ali Rosyidi Rois Syuriah NU NTT, Berkhidmat Untuk Kemaslahatan Umat

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Konferensi Wilayah (KONFERWIL) X Nahdlatul Ulama Provinsi NusaTenggara Timur ( NTT) masa Khidmat 2021-2026 telah selesai digelar. Hasilnya telah terpilih Ketua Tanfitzyah terpilih KH Drs Pua Monto Umbu Nay dan
KH Ali Rosyidi Hasbullah adalah Rois Syuriah NU NTT.

Untuk itu perbedaan pandangan dan presepsi dalam forum yang merupakan dinamika dalam berorganisasi telah berakhir. Kita adalah satu payung dan satu rumah bahkan seperti anak kandung yang harus bersama-sama merawat dan membesarkan NU NTT dimasa 5 tahun akan datang

KH Ali Rosyidi Hasbullah menyampaikan hal ini dalam jumpa pers di Celebes resto, Senin (6/9/2021).

Turut hadir mendampingi Rois KH Ali Rosyidi Hasbullah yakni KetuaTanfitzyah KH Drs Pua Monto Umbu Nay, Ketua Banom JQH ustad Irfan, Ketua Forum Pemuda NU NTT Abdul Muis, Ketua GP Ansor NTT, Ajwar Jowe.

KH Ali Rosyidi dalam keterangan persnya mengatakan, dirinya merasa bersyukur, konferwil X NU NTT bisa berjalan dengan hikmad walaupun ada perbedaan pandangan dan presepsi dalam forum itulah dinamika dalam berorganisasi.

Sebagai kader NU, katanya, harus mempunyai jiwa yang produktif. NU adalah kitho 1926 yang tidak bisa di intervensi atau diatur oleh partai politik manapun, tapi kita bisa bermitra dengan PPP maupun PKB karena partai ini adalah lahir dari rahim NU.

Menurut KH Ali, jabatan adalah suatu amanah yang harus dijalankan sesuai dengan mekanisme aturan yang semestinya di NU. Jabatan bukan segalanya tapi jabatan adalah amanah yang harus satu langkah satu tujuan.

Tugas Rois adalah selalu mendampingi ketua Tanfitzyah. Amanah ini sangat berat, tetapi akan ringan kalau bersama-sama dan bergandengan tangan, satu hati, samakan persepsi untuk sama-sama bekerja untuk kemaslahatan umat.

“Kita bertekad untuk melanjutkan kepengurusan terdahulu, para guru-guru kita, para Kiyai-Kiyai kita, yang sudah berjuang untuk kebesaran NU NTT ini, KH Dr Jamal Ahmad, KH Abdullah Ulumando sebagai Sekretaris umum, KH Abdul Gaus sebagai khotib. Mereka ini adalah kader-kader yang sudah banyak berjasa kepada NU selama kurun waktu 10 tahun atau 2 periode,” tandas KH Ali.

Sebagai Rois, tentunya dirinya akan mengawal kinerja Ketua Tanfitzyah sebagai Ketua harian PWNU NTT, mulai dari program-program kerja yang kedepan bersama kader-kader yang wajib dari NU berkhitmad, loyal dan cinta NU, orang-orang yang bisa membesarkan rumah NU. Inilah harapan-harapan Rois.

Menurutnya, Kemaslahatan umat tentu tidak terlepas dari kita sebagai pengurus-pengurus NU, sebagai Rois selalu berkoordinasi dengan pengurus Cabang NU di 22 Kabupaten l/Kota di NTT.

“Kita akan bangun komunikasi dengan baik tentunya bersama Ketua Tanfitzyah untuk bagaimana kedepannya kita bisa menyelesaikan hal-hal atau pekerjaan yang mungkin belum terselesaikan oleh kepemimpinan terdahulu yang sudah berjasa di NU NTT ini,” pungkasnya.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *