Tim BBPP Kupang Berikan Pelatihan Budidaya Ternak Sapi di Sulsel

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Demi memenuhi ketersediaan pangan asal hewani sebagai sumber protein bagi seluruh masyarakat Indonesia, kementerian pertanian telah meluncurkan salah satu program strategis yakni program Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri atau yang akrab disebut sikomandan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sektor peternakan Indonesia dan peningkatan kualitas produk peternakan sehingga kebutuhan masyarakat akan produk pangan asal hewani yang sehat dan berkualitas dapat terpenuhi.
Sesuai rilisan berita BBPP Kupang yang dikirim ke Media ini, Senin (21/6/2021) disebutkan, dalam pelaksanaan program sikomandan, difokuskan pada peningkatan angka kelahiran pedet, peningkatan produktifitas dan kualitas produk peternakan yang dihasilkan serta pengendalian kesehatan hewan dan penjaminan kualitas mutu produk peternakan yang dihasilkan.

Sehingga setiap pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan program sikomandan baik pemerintah pusat dan daerah, fasilitator, penyuluh serta peternak diharapkan mampu bekerjasama mewujudkan setiap tujuan yang telah ditetapkan.

Menteri Pertanian Indonesia Menteri Pertanian Indonesia DR. H. Syahrul Yasin Limpo SH, M.Si pernah menyampaikan tujuan utama diupayakannya peningkatan produktivitas sektor peternakan di Indonesia selain ketersediaan pangan asal hewani bagi seluruh masyarakat Indonesia adalah untuk mengurangi dominasi impor daging sapi dan kerbau dari luar wilayah Indonesia.

“Dengan adanya program sikomandan ini diharapkan dalam beberapa tahun kedepan produksi ternak sapi dan kerbau dalam negeri terus mengalami peningkatan,” ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengambangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementeria Pertanian Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr dalam berbagai kesempata sering menyampaikan bahwa untuk mewujdkan tujuan pembangunan pertanian Indonesia melalui progam-program strategis yang telah dikeluarkan oleh kementerian pertanian, kapasitas SDM Pertanian masyarakat adalah salah satu hal penting yang harus terus ditingkatkan khususnya bagi penyuluh pertanian serta petani dan peternak.

“Melalui BPPSDMP, kompetensi dan kapasitas SDM Pertanian bagi masyarakat khususnya petani dan peternak terus ditingkatkan melalui pengadaan pelatihan-pelatihan oleh fasilitator yang berkompeten,” katanya.

Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang sebagai salah satu lembaga pelatihan dibawah BPPSDMP terus melaksanakan tugas dan fungsinya dalam hal peningkatan kapasitas SDM Pertanian masyarakat terlebih bagi penyuluh serta petani dan peternak melalui pelaksanaan berbagai pelatihan di wilayah kerjanya.

Salah satu tema pelatihan yang menjadi fokus utama BBPP Kupang adalah terkait budidaya ternak sapi bagi peternak agar secara aktif mampu mendukung keberhasilan program pemerintah dalam hal peningkatan produksi ternak sapi dan kerbau dalam negeri.

Pelatihan yang ditujukan bagi peserta non aparatur ini dilaksanakan di beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai salah satu wilayah kerja BBPP Kupang.

Lokasi-lokasi yang mendapat pelatihan terkait budidaya ternak sapi ini antara lain Kabupaten Gowa, Kabupaten Wajo, Kabupaten Bulukumba serta Kabupaten Sinjai.

Hal-hal yang menjadi fokus bahasan utama dalam kegiatan pelatihan yang dilaksanakan antara lain terkait manajemen pemeliharaan ternak sapi, manajemen perkandangan, penyediaan pakan ternak bergizi tinggi, manjemen kesehatan dan reproduksi serta pengenalan Inseminasi Buatan.

Dengan dihadirkannya sejumlah materi penting dalam mendukung keberhasilan budidaya ternak sapi, pihak BBPP Kupang berharap peternak mampu menerapkan segala ilmu yang telah dibagikan secara langsung di lapangan.

Sehingga peningkatan produktivitas peternakan dalam negeri khususnya di provinsi sulawesi selatan dapat terwujud sejalan dengan kesejahteraan bagi peternak itu sendiri.(*/ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *