Jhon Oematan Jadi Anggota Dewan PAW, Ini Pesan Sekretaris F-Golkar DPRD NTT

KUPANG. NUSA FLOBAMORA–Jhon Oematan secara resmi menjadi anggota DPRD NTT Pengganti Antar Waktu (PAW) menggantikan posisi anggota Dewan sebelumnya, Almarhum Cornelis Feoh. Terhadap proses PAW ini, pimpinan Fraksi Partai Golkar DPRD NTT menyampaikan beberapa pesan buat Oematan.

Sekertaris Fraksi Golkar DPRD NTT, Drs. Muhammad Ansor usai acara pelantikan  Pengganti antar waktu (PAW) Jhon Oematan di Gedung DPRD NTT, Selasa (11/5/2021) mengatakan,  sebagai pimpinan fraksi melihat sosok Jhon Oematan bisa melanjutkan perjuangan dari Almarhum Cornelis Feoh di Dapil NTT 2 yang meliputi, Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Kabupaten Sabu Raijua.

Terutama pada program di bidang pengembangan ekonomi yang merupakan mitra dari Komisi II. Selama ini sosok ini sama-sama di Partai Golkar dan memiliki kemampuan dan jiwa enterpreneur yang tinggi.

” Pak Jhon Oematan ini sama-sama saya di Partai Golkar dan beliau memiliki kemampuan dan jiwa enterpreuner yang bagus sekali. Harapan kami beliau bisa bersinergi dengan 64 orang teman di DPRD Provinsi, dan bisa membawa aspirasi terutama pada Kabupaten yang merupakan titik utama dari pada Pak Jhon Oematan,”  katanya.

Menurut Ansor, tentu sebagai anggota Dewan Provinsi NTT, akan melihat Kabupaten/ Kota secara utuh. Karena  itu dari Partai Golkar optimis, sosok Jhon Oematan bisa menyelaraskan konsep pembangunan di DPRD bersama Pemerintah.

Ansor juga menjelaskan soal partisipasi Partai Golkar pasca bencana seroja.  Golkar sudah banyak berbuat terutama oleh Ketua DPD I Golkar NTT,  Melki Lakalena yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI.

Selain sembako, bantuan pakaian layak pakai, genset, membantu makanan tambahan untuk bayi dan ibu hamil dan lainnya.

Bantuan yang diberikan ini menyebar di 22 Kabupaten Kota secara merata, terutama pada 8 Kabupaten yang terdampak.

Dengan jaringan yang dimiliki Ketua DPD Golkar NTT ini, kata Ansor,  maka Golkar sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan di lapangan yang melibatkan semua DPD II,  Ikatan istri-istri Partai Golkar (IIPG) yang dipimpin Ibu Asti Lakalena-pun turun langsung ke lapangan.  Terutama pada wilayah Lembata, Flores Timur dan daratan Timor.

“Bantuan dari partai, lembaga, ataupun organisasi  sifatnya hanyalah stimulus, tahap rekontruksi dan rehabilitasi dari pemerintah sangat kita harapkan sekali terutama dari BNPB terhadap para korban yang di janjikan. Dimana rumah rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp  25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta. Ini yang kami harapkan bisa terealisasikan,” pungkasnya.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *