PW Muslimat NTT, Berbagi Kasih Tanpa Sekat

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Momen Ramadhan 1442 H selalu ditandai dengan saling berbagi berkah buat siapapun yang membutuhkan. Hal inipun dilakukan Pengurus Wilayah ( PW) Muslimat Nahdatul Ulama( NU) Nusa TenggaraTimur( NTT) yang di nahkodai Hj Nurny H. Amiruddin, S.Ag. M.Pd.

Mereka berbagi berkah berupa 200  paket sembako di beberapa titik  buat warga lintas agama tanpa sekat perbedaan buat warga di Kelurahan Bonipoi, Naikolan, Penfui, Alak dan Air mata.

Bantuan juga diberikan kepada guru honorer di MTS N Namosain Kupang, anak yatim, kaum dhuafa dan para janda dan juga buka puasa bersama pengurus, Banser dan wartawan/i di Kota Kupang.

Hj Nurny saat di jumpai di sela-sela pembagian sembako di Kelurahan Bonipoi, Kamis ( 6/5/2021) mengatakan,  bantuan yang di salurkan lewat Muslimat NU NTT ini adalah bantuan dari Ketua Umum Muslimat NU NTT, Hj Khofifah Indar Parawansa dan juga para  Ketua Muslimat di beberapa  Provinsi di Indonesia.

Bantuan yang di berikan, berupa sembako,  material Seng dan juga sarung. Bantuan tersebut sudah di salurkan lewat Masjid di Kabupaten  Adonara, TTS, Kabupaten  Kupang dan juga Kota kupang.

“Melihat kondisi pasca bencana seroja di beberapa wilayah NTT, saya cukup prihatin. Saat ini kami memberikan bantuan yang diberikan oleh Ketua Umum Muslimat  ibu Hj Khofifah yang juga menjabat Gubernur Jawa Timur, dan beberapa teman Muslimat di Provinsi di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, tiga hari pasca bencana, bantuan sudah tersalurkan, terutama pengurus -pengurus Muslimat NU NTT  sebanyak 30 rumah tangga, yang atap seng  dan dinding rumahnya terbongkar dan juga masyarakat Kpta Kupang yang terdampak.  Bantuan yang diberika tanpa sekat, siapapun, agama apapun, suku apapun yang terdampak, pihak  siap membantu.

Hj Nurni menjelaskan, rangkaian kegiatan yang dilaksakan, pasca badai seroja dan juga moment Ramadhan ini adalah,  buka puasa bersama dan pembagian sembako di beberapa Masjid di Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS),  Ikatan Muslim Keluarga Sumba ( IKAMUS), Rumah Qur’an di Kelurahan Kelapa Lima dan juga Panitia Ramadhan PWNU NTT, PW Muslimat NU juga aktif membantu.

“Kami dari Muslimat NU NTT juga mendapat bantuan dari Ketua MUI NTT, bantuan dari Markas Besar Polri di Jakarta berupa  kain sarung, Mie Instan dan pakaian layak pakai. Bantuan ini kami salurkan, tidak hanya di dalam Kota Kupang saja, tetapi di Masjid-masjid pedalaman di Kabupaten Kupang, TTS,  Adonara,” jelasnya

Menurut Hj Nurny sudah banyak bantuan yang diberikan, baik dari pemerintah, swasta,  tapi tidak tepat sasaran dan juga banyak warga yang belum terbantu.

Buktinya, warga sudah melaporkan di RT dan juga Kelurahan setempat, tapi sampai saat ini banyak warga yang belum menerima bantuan.

Pada saat menyalurkan bantuan sembako di Kelurahan Naikolan, tepatnya di rumah salah satu warganya, ibu Elisabet Rihi Radja, Ketua Muslimat NU mengatakan, Organisasi Muslimat NU  NTT ini bukan organisasi politik, tetapi organisasi sosial kemasyarakatan dan berada dalam satu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Diantara kami tidak ada sekat.Kami sama-sama membagi kebahagiaan ditengah kesusahan masyarakat. Ketua kami dulu Alm Gus Dur berpesan kepada kami pemegang estafet selanjutnya, membantu jangan melihat, suku, agama dan ras karena saudara kita sakit, kitapun turut sakit, saudara kita bahagia, kitapun turut merasakan kebahagiaan,” beber Hj Nurny.

Hj Nurny yang juga pengurus Taman kanak-kanak ( TK) Muslimat NU NTT mengharapkan agar  masyarakat, yang terdampak badai seroja dan juga musibah covid-19, bantuan yang di berikan baik musibah  covid-19 yang telah menghancurkan perekonomian masyarakat dan juga badai seroja, yang telah memporak porandakan rumah dan harta benda, sedikitnya dapat meringankan beban masyarakat  pada  momentum Ramadhan ini.

Semoga apa yang sudah berikan PW Muslimat NTT ini bisa bermanfaat dan  menjadi berkah bagi masyarakat yang menerimanya.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *