Anita Gah Tetap Loyal pada Kepemimpinan Ketum Partai Demokrat AHY

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Anggota Fraksi Demokrat DPR RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Anita Yakoba Gah tetap loyal dan taat pada kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) DPP Demokrat yang sah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebagai kader utama Partai Demokrat di Nusa Tenggara Timur, sampai saat ini tetap setia dengan pendiri-pendiri partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum yang sah AHY sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Anita Gah kepada Wartawan saat jumpa pers usai kegiatan Doa Bersama dan Konsolidasi Partai di Suba Suka, Kupang, Jumat (26/3/2021) mengatakan, saat ini Partai Demokrat sedang dalam masalah.

Anita  percaya bahwa kader- kader partai pasti memiliki integritas yang tinggi, karena mereka tahu bahwa selama ini berjuang bersama- sama membesarkan Partai Demokrat. Ketika ada masalah di kubu partai saat ini, sebenarnya semua bersatu,  bukan tercerai berai.

Politisi Senayan ini tidak menampik soal adanya kader Demokrat yang sudah memproklamirkan diri pasca KLB di Deli Serdang. Baginya,  itu adalah pilihan karena bicara soal kesetiaan, ketulusan,  semua kembali kepada pribadi masing-masing.

” Saya sendiri sebagai kader utama partai Demokrat di Nusa Tenggara Timur ini, sampai saat ini kita tetap setia dengan pendiri-pendiri partai Demokrat, SBY dan AHY. Kita masih tetap bersama-sama terus berjuang,” ungkapnya.

Anita mengutarakan, bagi teman- teman Demokrat yang mungkin sudah punya pikiran dan pandangan yang berbeda, dari partai tidak membatasi mereka karena masing- masing punya hak politik dan harus di hargai.

Yang pasti dirinya berharap kalaupun nanti ada kader-kader partai yang sudah mendeklarasikan diri bahwa mereka ada di kubu lain, benar-benar bisa berjuang untuk kebesaran partai demokrat dan untuk kepentingan masyarakat.

“Saya percaya kader-kader demokrat adalah kader-kader terpilih. Kader- kader yang berintegritas dan kader-kader yang paham aturan -aturan yang berlaku,” tandas anggota Komisi X DPR RI ini.

Ditanya soal penilaian dirinya dari hasil KLB Demokrat, Anita mengatakan, terkait dengan KLB di Deli Serdang itu cukup mengagetkan semuanya.

Ketika demokrat melihat bagaimana terjadinya KLB itu, seharusnya sesuai dengan peraturan yang berlaku AD/ ART Partai Demokrat, dan harus ada ijin dari majelis pertimbangan kemudian harus dihadiri 2/3 ketua DPD Partai Demokrat yang ada dan 1/2 dari DPC yang ada di Indonesia.

Pantauan Partai Demokrat kata Anita, hasil KLB itu nama-nama kader partai banyak yang tidak dikenal hanya ada beberapa kader, tapi itupun beberapa waktu lalu sudah dipecat dan mereka bukan lagi kader partai demokrat.

Anita berharap, kesisruhan ini cepat berkhir dan diserahkan semuanya kepada Kemenkumham RI untuk memutuskan.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat, lanjut Anita, memiliki data-data yang lengkap bahwa siapa- siapa yang hadir, karena pada saat KLB itu partai demokrat sementara berkumpul dan mengadakan acara partai.
“Yang kita dengar dari DPP bahwa yang hadir pada KLB itu, adalah mereka yang bukan lagi kader partai demokrat. Harapan saya adalah persoalan ini secepatnya diselesaikan karena tugas kader partai inj adalah membangun bangsa dan rakyat untuk mencapai kesejahteraan,” pungkas Anita. ( ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *