Jelang Bulan Ramadhan, Remas Kota Kupang Bersihkan Pekuburan Umum Islam Batukadera Kupang

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Sekitar puluhan Remaja Masjid (Remas) se-Kota Kupang melaksanakan kegiatan sukarela membersihkan Pekuburan Umum Islam Batukadera, Kelurahan Air Mata, Kota Kupang. Kegiatan ini dalam rangka menyongsong  Bulan Suci Ramadhan.

Kegiatan yang dilakukan setiap tahun ini,  Remas berkonsolidasi dengan warga Muslim untuk berpartisipasi karena ini adalah simbol dari solidaritas warga Islam terhadap area pekuburan Batu Kadera ini.

Ketua Panitia Pembersihan dan Penataan Pekuburan Islam Batukadera air mata Kupang, Abdul Rifai Betawi, S.Pd mengatakan ini saat di jumpai di sela-sela kegiatan, Sabtu ( 20/3/2021).

Lebih lanjut Rifai mengatakan, tempat pemakaman Umum Islam Batukadera merupakan bagian dari bukti artefak pertumbuhan Islam di Kota Kupang.

Tempat pemakaman ini telah berusia ratusan tahun, sehingga dapat di pastikan bahwa Islam di Kota Kupang telah ada dalam usia seperti itu.

Menurutnya, Batukadera menyimpan banyak kenangan setiap umat muslim yang telah lama berdomisili di Kota Kupang. Dapat diasumsikan pasti ada sanak saudara, orang tua, nenek moyang yang sudah dimakamkan di tempat ini.

Mereka bukan sekedar kenangan, tetapi mereka adalah pahlawan-pahlawan keluarga yang dimakamkan,di iringi dengan tangisan dan air mata.

Namun saat ini kata Rifai, kondisi kuburan-kuburan ini sangat memprihatinkan, tumbuh rumput di musim hujan, ada juga yang longsor serta sarana pendukung seperti jalan setapak dan penerangan dalam sudah rusak bahkan tidak ada sama sekali.

Rifai berharap, momentum pembersihan pekuburan Batukadera jelang Bulan Suci Ramadhan ini, umat berkehendak untuk adanya lembaga permanen yang memiliki kewenangan untuk mengelola agar kebersihan, keamanan dan penataannya dapat diatur secara baik, guna lahan ini dapat digunakan dalam jangka waktu panjang.

Rifai sebagai ketua panitia, berterimaksih kepada Dewan Masjid Indonesia NTT, para tokoh Islam, Bpk Abdullah Ulumando, Bapak Djafar Alhadat, Bapak H.Muhammad Ansor, Bapak H Anwar Pua Geno serta tokoh Islam yang lainnya, Tamir Masjid serta jama’ah seKota Kupang yang sudah memberikan suport dan semangat.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dewan Masjid Indonesia Provinsi NTT, Abdullah P. Ulumando,SE sangat mendukung dengan kegiatan yang di prakarsai oleh Remas se-Kota Kupang.

Menurut Abdullah, ini adalah langkah positif yang perlu didukung sehingga jangan saat ini saja, tetapi berkelanjutan dengan satu perencanaan yang jelas dan pasti bisa terukur.

” Kami punya pemikiran, ingin mendorong adik-adik dan anak-anak kita di Remas Kota Kupang untuk membentuk wadah resmi dibawah Dewan Masjid Kota Kupang. Sehingga wadah ini yang akan memanage semua pemeliharaan dan penataan berkaitan dengan lahan pekuburan Islam batukadera ini,”  ujarnya.

Menurutnya, wadah ini bisa mengakses dari pada semua jama’ah umat Islam Kota Kupang dan tidak lagi bernaung disalah satu Masjid, tetapi langsung bernaung dibawah Dewan Masjid Indonesia Kota Kupang sehingga semua bisa berpartisipasi lebih aktif.

Dirinya berharap, agar lembaga yang akan dibentuk, bisa merencanakan secara detail berkaitan dengan lahan baru.

“Kita melihat bahwa lahan ini sudah tidak memungkinkan lagi untuk pemakaman yang nantinya 2-3 tahun kedepan,” katanya.

Abdullah meminta agar dimulai dari sekarang sudah harus dipikirkan alternatif untuk mencari lahan pengganti dari pada lahan Batukadera ini. Diharapkan lahan pengganti sudah harus ada perencanaan yang detail.

“Pertama, berkaitan dengan lahan dimana, luas lahannya berapa, anggarannya. Kedua. Penataannya, karena saat sekarang penataanya semerawut dan kedepannya sudah harus ditata dengan baik mulai dari managemennya, lingkungannya dan ada jalan setapak yang mempermudah semua kegiatan disini,” pinta Abdullah.

Dia berharap, semua ini bisa berjalan dengan baik, kiranya ada dukungan dari semua tokoh umat, tokoh masyarakat yang nantinya bisa memberikan masukkan secara mendasar baik moril maupun material terkait dengan semangat dari anak-anak Remas ini, memberikan suport sehingga semangatnya berkelanjutan.( ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *