Calon Peserta Magang ke Jepang Harus memiliki fisik,  mental dan Disiplin yang Baik

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang dipercayakan menyeleksi para pemuda asal NTT yang akan magang ke Jepang. Dari hasil seleksi calon yang mendaftar sebanyak 160-an orang, telah menghasilkan 30 orang.

Mereka akan dilatih selama 75 hari di BBPP Kupang dengan beragam ilmu dan keterampilan karena yang dikirim harus benar-benar profesional termasuk memiliki fisik,  mental dan disiplin yang baik.

Kepala BBPP Kupang, drh. Bambang Hariyanto, MM menyampaikan hal ini di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021).

Dijelaskan Bambang, berkenaan dengan pemberdayaan talenta kaum muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Kementrian Pertanian memberi kuota 30 orang untuk dilatih sebagai bekal pengetahuan ketika berada di Jepang nanti.

Pada proses perekrutan, katanya, ada 160-an pelamar dan setelah diseleksi menghasilkan 30 orang yang lolos. Mereka ini akan  dilatih selama 75 hari di BBPP  Kupang.

” Setelah dilatih lalu mereka  diuji agar benar- benar tenaga yang dikirim memiliki kemampuan yang lebih baik. Karena  di Jepang itu butuh tenaga yang terampil dengan  spesifik skill worker atau yang profesional,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, selama berada di BBPP Kupang hal yang dilatih adalah bahasa, keterampilan bidang pertanian, peternakan, komunikasinya, etika dan budaya.

“Kita gembleng para calon magang ini tidak cuma dari Tim BBPP Kupang. Kita juga  melibatkan TNI untuk melatih  fisik,  mental dan disiplin. Jangan sampai mereka yang kita kirim orangnya sakit- sakitan,” ujar Bambang.

Tahap lanjutannya, kata Bambang, mereka  diuji oleh lembaga yang berkompeten dalam hal  test toffel menguasai Bahasa Jepang  juga kemampuan teknis lainnya.

Dirinya berharap calon peserta magang bisa bekerja secara baik karena bisa saja sesuai rencana cuma setahun akan ditambah lagi waktunya.

“Mereka juga diberi bekal keterampilan  kewirausahaan termasuk latihan manajemen bisnis. Harapannya mereka bisa kembangkan usaha pertanian secara mandiri nantinya,” katanya.

Seperti diketahui BBPP  Kupang,  sebagai UPT dibawah BPPSDMP melakukan seleksi bagi peserta magang ke Jepang. Kegiatan ini dilakukan sebagai perwujudan dari program aksi BPPSDMP. BBPP Kupang menyeleksi sebanyak 121 peserta yang berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Malaka, Belu dan Sabu.

Bahwa dalam rangka membangun pertanian yang berkelanjutan,: maka salah satu hal yang harus mendapat perhatian serius adalah terkait Sumber Daya Manusia Pertanian. SDM Pertanian yang berasal dari generasi muda (generasi milenial) perlu ditingkatkan jumlahnya.

Generasi milenial dinilai mampu menerapkan kecanggihan teknologi pada sektor pertanian. Hal ini sejalan dengan tag line Kementerian Pertanian untuk mewujudkan Sektor Pertanian yang Maju, Mandiri dan Modern.

Untuk dapat memaksimalkan peran aktif dari generasi milenial, maka perlu untuk menumbuhkan minat generasi milenial terhadap sektor pertanian dan juga meningkatkan kompetensi di sektor pertanian.

Upaya peningkatan kompetensi tersebut salah satunya dapat dilakukan melalui program permagangan.

Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP memiliki 3 program aksi, salah satu diantaranya adalah membangun pertanian milenial.

Dalam Rapat Kerja Nasional BPPSDMP Tahun 2021, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa apabila sektor pertanian ingin dibuat Maju, Mandiri dan Modern maka ada proses belajar, learning-unlearning.

Learning itu melalui sekolah yang ada. Sedangkan unlearning itu menghilangkan kebiasan lama yang menghambat kemajuan.

Sejalan dengan hal tersebut Dedi Nursyamsi selaku Kepala BPPSDMP mengatakan bahwa pada tahun 2021 ini akan melakukan pelatihan kewirausahaan pertanian sebanyak 1.000 petani milenial dan mencanangkan 1.000 petani milenial magang di Jepang.

“Insya Allah magang 6 sampai 12 bulan di Jepang setelah pulang mereka jadi penguasa petani milenial. Termasuk yang pelatihan 1.000 petani milenial juga begitu keluar mereka siap dengan KUR dan terjun menjadi wirausaha pertanian,” ungkap Dedi saat Rakernas BPPSDMP tanggal 12 Januari 2021 lalu.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *