Gubernur NTT Dorong Pekerja Media Ikut Vaksin Covid-19

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT),  Viktor Bungtilu Laiskodat sangat peduli akan kesehatan pekerja media di NTT umumnya dan Kota Kupang khususnya. Bentuk perhatian ditunjukkan Gubernur dengan turun langsung memantau pelaksanaan vaksin pertama buat para wartawan.

Gubernur meminta para wartawan menggunakan kesempatan ini untuk divaksin. Vaksin yang disuntik ini adalah vaksin terbaik di dunia  berdasarkan hasil riset badan kesehatan dunia WHO.

Pantauan Media ini, Jumat (12/3/2021), Gubernur Viktor mendatangi Gedung Farmasi Stikes Kemenkes Kupang di Jalan Farmasi, Penfui, Kota Kupang sekitar Pukul 10.30 Wita. Turut mendampingi  Kepala Biro   Humas Pemda NTT, Dr. Ardu Jelamu Marius, Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. R.H. Kristina, SKM, M.Kes juga Kabid Pelayanan Kesehatan  Dinkes NTT, Emma Simanjuntak.

Gubernur setelah tiba langsung ke  Aula Farmasi melihat proses  pendaftaran calon peserta vaksin kemudian ke ruang skrining dan pemeriksaan, lalu ke ruang suntik dan ruang observasi.

Gubernur Viktor tidak terlalu banyak memberi arahan tetapi menekankan soal  seluruh pelayan publik termasuk para wartawan  untuk menerima dan mendukung vaksinasi yang dicanangkan pemerintah saat ini.

Gubernur Viktor juga  memberikan secara simbolis kartu vaksin dan telur kepada perwakilan wartawan  yang diwakili , Josep  K Diaz dan Ketua PWI NTT, Ferry Jahang.

Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. R.H. Kristina, SKM, M.Kes  memberi apresiasi yang tinggi untuk keputusan yang diambil wartawan melakukan vaksinasi secara sentral di Poltekkes Kupang.

“Kami bangga karena wartawan semua merupakan mitra kerja bisa hadir dan divaksin sekaligus bisa menyebarluaskan pentingnya vaksin untuk masyarakat.  Kami selaku mitra kerja dengan Dinkes NTT membantu memberikan vaksin buat para wartawan dan ditargetkan dalam sehari bisa mencapai  200 orang divaksin,” jelas Kristin.(ER).

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *