Inpari IR Nutri Zinc, Primadona Baru di Tanah Timor

NOELMINA. NUSA FLOBAMORA– Meskipun saat ini di tanah Timor sedang di masa puncak musim kemarau, namun tidak menyurutkan antusiasme dari kelompok tani Ie Ray. Petani kelompok ini melakukan panen bersama varietas padi Inpari IR Nutri Zinc di hamparan persawahan di tepi sungai Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang dengan luas 5 ha.

Kegiatan panen bersama, Jumat (23/10/2020) ini diikuti oleh anggota kelompok tani Ie Ray, unsur Desa Noelmina, perwakilan Camat Takari, Penyuluh BPP Takari,Danramil 160402 Camplong dan Anggota, dan peneliti,penyuluh BPTP NTT yang di pimpin langsung oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian(BPTP) NTT.

Dalam sambutannya Ir.Charles Y Bora,M.Si menyampaikan ucapan terimakasih kepada kelompok tani Ie Ray yang sudah menanam dan merawat padi Inpari IR Nutri Zinc dengan baik sehingga bisa dilakukan panen bersama.

Selain itu disampaikan juga bahwa varietas Inpari IR Nutri Zinc ini merupakan varietas terobosan Badan Litbang Pertanian dengan kandungan Zn yang tinggi untuk mengatasi Stunting dan sangat cocok untuk dikembangkan di Nusa Tenggara Timur.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh ketua kelompok Ie Ray kepada BPTP NTT yang sudah mengenalkan Varietas unggul Inpari IR Nutrizinc dan memberikan pendampingan secara rutin selama proses budidaya.

Untuk diketahui bahwa pada saat melakukan pertanaman padi terjadi serangan hama wereng cokelat pada kawasan persawahan tetapi varietas Inpari IR Nutrizinc relatif tahan dan aman dari serangan hama sehingga petani semakin antusias untuk mengembangkan varietas ini dan menjadi primadona baru bagi petani.

Harapan besar kepada BPTP NTT juga disampaikan untuk terus melakukan pendampingan kepada kelompok Ie Ray dan apabila dimungkinkan bisa sampai pada pendampingan untuk menjadi penangkar.

Dalam sambutanya, Dr.Procula Rudlof Matitaputty, S.Pt, M.Si selaku Kepala BPTP NTT menyampaikan terimakasih kepada kelompok tani karena sudah menjalankan proses budidaya Inpari IR Nutrizinc dengan baik sehingga bisa dilakukan panen bersama.

Selain itu disampaikan oleh Rudy, bahwa hasil dari ubinan Inpari IR Nutrizinc pada panen bersama kali ini adalah 6.7 ton/ha dan cukup memuaskan untuk panen di puncak musim kemarau.

Rudy berharap varietas ini dapat diadopsi dan berkembang di kelompok tani lain di NTT untuk membantu pemerintah dalam mengatasi stunting.

Di akhir sambutannya disampaikan juga bahwa BPTP NTT selalu membuka diri kepada kelompok tani dan masyarakat yang ingin berkonsultasi dan memerlukan pendampingan tentang inovasi teknologi di bidang pertanian dan peternakan.

Dirinya kembali mengharapkan agar di Desa Noelmina ada penangkar yang dapat mensuplay kebutuhan benih padi di kawasan persawahan Kec.Takari. (*/ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *