Kakanwil Kemenkumham NTT Salut Gebrakan Rutan Kelas IIB Kupang

KUPANG. NUSA FLOBAMORA— Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kakanwil) Kemenkumham NTT), Marciana Dominika Jone salut dengan gebrakan yang dilakukan pihak Rutan Kelas IIB Kupang. Pimpinan dan staf serta warga binaan kreatif mengubah lahan kering di komplek Rutan Kelas IIB menjadi lahan hijau.

Seperti disaksikan Media ini, Rabu (7/10/2020), Kakanwil didaulat melakukan panen perdana di kebun Rutan Kelas IIB Kupang. Dirinya didampingi beberapa pejabat Kanwil Kemenkumham NTT dan Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Yohanes Variyanto. Mereka melakukan panen aneka sayur yang ada di kebun dalam kawasan ini.

Aneka sayuran yang dipanen antara lain, bayam merah, bayam hijau serta pakcoi atau paha ayam. Setelah itu Kakanwil bersama undangan yang ikut hadir melakukan penanaman anakan pepaya California.

Kakanwil Marciana kepada Wartawan menyatakan bangga dan salut atas kreatifitas pimpinan Rutan  Kupang bersama staf dan warga binaan yang mampu mengubah lahan kering di komplek Rutan Kelas IIB menjadi lahan hijau yang bernilai produktif dan ekonomis.

“Lahan ini saat kunjungan yang lalu sangat kering, tetapi luar biasa sudah disulap menjadi hijau seperti ini,” ujar Kakanwil Perempuan pertama di Kemenkumham NTT itu.

Ia mengatakan, selain untuk menghijaukan lingkungan dan memproduksi atau menyediakan sayuran segar, pemanfaatan lahan itu juga sebagai upaya untuk memberdayakan para warga binaan pemasyarakatan.

“Ini juga bisa menjadi pembinaan dan pemberdayaan mereka (warga binaan). Supaya kelak kalau sudah keluar maka mereka punya keahlian tambahan lain seperti ini,” ujarnya.

Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Yohanes Variyanto menjelaskan, pihaknya merespon instruksi Kakanwil Kemenkumham NTT untuk melakukan pemberdayaan secara maksimal para warga binaan sesuai kemampuan mereka dan potensi yang dapat dikembangkan di Rutan.

Pihaknya kemudian memberdayakan warga binaan untuk melaksanakan program taman dan kebun.
Selain mengerjakan taman yang estetis, pihaknya melakukan pembangunan kebun dengan menanam aneka sayuran dan buah.

“Di lokasi itu, ditanam berbagai varietas pepaya, semangka, mentimun, paria, cabe juga bayam merah, bayam hijau serta paha ayam,” jelasnya.

Kristoforus Laba, warga binaan yang dulunya dosen di Politani diberi kepercayaan menjadi koordinator tim taman dan kebun dengan sebutan ketua gerombolan pengurus taman Rutan Kelas IIB Kupang senang karena apa yang mereka kerjakan mendapat apresiasi positif.

Ia mengatakan, pada akhir Juli 2020, bersama pimpinan Rutan mereka menggelar pertemuan untuk merancang pemberdayaan dengan penghijauan di lokasi itu.  Mereka menanam sejak tanggal 4 Agustus dengan pengembangan bibit Pepaya Maniesa.

Selanjutnya pada tanggal 18 Agustus mereka kembali menanam Pepaya Kediri. Tanggal 1 September menanam Pepaya Calia Jogja, semangka, paria dan timun. Pada 3 september mereka mulai menanam bayam merah, bayam hijau dan pakcoy, paria, ketimun, kacang panjang, terung, lombok dan tomat.

Diatas luas lahan 6.400 meter pada 31 September 2020 mereka menanam lagi Pepaya California. Puji Tuhan kurang lebih satu bulan, mereka sudah bisa panen sayuran yang merupakan buah karya bersama warga binaan.

Selain pemberdayaan warga binaan untuk membudidayakan tanaman baik bunga maupun kebun, Rutan Kelas IIB Kupang juga memberdayakan warga binaan dengan aneka bengkel.

Keterampilan yang dihasilkan berupa patung, membuat pot bunga dari handuk bekas, membuat hiasan kapal laut dari kertas koran, tas dari kertas koran.( ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *