Tiga Karyawan BUMN Terpapar Covid, Juarto Bantah Sebagai Klaster Baru Perbankkan

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Kasus pandemi covid19 terus meradang dan kini dialami tiga oknum karyawan BRI. Walaupun terpapar covid19, sangat tidak masuk akal disebut sebagai klaster baru perbankan.

Khusus pelayanan di Kantor Cabang  BRI, tidak bisa membatasi masyarakat untuk tidak boleh datang. Setiap nasabah yang datang dipastikan mentaati protokoler kesehatan dengan menggunakan masker, disiapkan sarana cuci tangan, juga tes suhu tubuh kemudian jaga jarak.

Pimpinan Cabang BRI Kupang, Stevanus Juarto menyampaikan ini kepada Media di Kupang ketika dihubungi melalui Telepon Seluler, Jumat (2/10/2020).

Juarto membenarkan bahwa tiga karyawan di lingkungan BRI  terpapar Covid-19 tetapi tidak bisa disebut sebagai klaster baru Perbankkan karena mereka adalah pelaku perjalanan.

Juarto menjelaskan kronologis sampai karyawan terpapar covid19. Ada dua orang karyawan menjalani cuti. Satunya cuti ke Sidoarjo, Jawa Timur, yang satu karena isterinya dari Bandung. Kemudian satunya terpapar dari Polres Kupang, karena ada  loket pelayanan di Polres Kupang.

Lanjut Juarto, ketika keduanya pulang dari cuti, sudah dilakukan PCR dan rapid test. Hasil rapid test menunjukan reaktif lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan swab.

“Swab test itupun  insiatif kami di BRI dan ternyata hasil swab itu positif. Bahkan, selama menunggu hasil swab, mereka juga tidak pernah masuk kerja. Kami di interen BRI pun melakukan rapid test massal untuk seluruh pekerja kita, dan yang reaktif hanya dua itu saja,” katanya.

Sedangkan, satu karyawan lainnya sebenarnya bertugas di KCP Jalan Sudirman tetapi karena kepentingan tugas, dia dialihtugaskan ke BRI Cabang. Meski demikian, setelah mendapatkan penugasan itu, yang bersangkutan tidak pernah muncul di Kantor Cabang BRI Kupang.

“Selama itu juga nomor HP nya mati terus. Ini yang isterinya dari Bandung itu, sehingga praktis bisa dibilang dia tidak terlalu kontak dengan teman-teman lain,” ujarnya.

Untuk  karyawan yang bertugas di Polres Kupang, beber Juarto,  sempat melakukan kontak dengan sejumlah orang di kantor cabang. Namun sejak, 1 Oktober 2020, semua yang kontak erat dengannya menjalankan swab test.

“Kami semua jalani swab test termasuk saya, supaya lebih memastikan dan tidak ada rasa takut. Seluruh kantor BRI dimanapun di wilayah cabang Kupang, dalam kondisi aman. setiap sore setelah selesai pelayanan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan,” jelas mantan Pimpinan Cabang BRI Atambua ini.

Dirinya menghimbau bahwa selama masih ada pandemi covid19 siapapun baik karyawan maupun nasabah  wajib mematuhi protokol Covid-19, dengan jaga jarak, menggunakan masker, sering cuci tangan dan menghindari kerumunan sehingga bisa terhindar dari Covid-19.(ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *