PT Mutiara Jasa Bahari Jemput ABK-nya Selesai Jalani Hukuman Di Dakar

PEMALANG. NUSA FLOBAMORA—ABK WNI Akbar Buchari (25) asal mulyoharjo Pemalang Jawa tengah yang di tahan akibat duel dengan ABK asal Korea Utara Jin Kyong (27) hingga mengakibatkan ABK asal Korea Utara meninggal dunia mendapat remisi. Akbar Buchari di tahan dan dijatuhi hukuman penjara selama 5 Tahun namun di jalani selama 4 tahun setelah mendapatkan remisi hingga Minggu ( 27/9/2020) tiba di Pemalang setelah dibebaskan.

Diketahui dalam keterangannya saat duel Akbar Buchari hanya membela diri karena dirinya sudah tercekik dengan tali kapal oleh Kyong , sehingga secara reflek Akbar Buchari mengambil pisau dan menusukan ke perut sebelah kiri, sehingga ABK Korea Utara terjatuh dan cekikan terlepas,

Namun Kyong meskipun tertusuk perutnya masih membabibuta menyerang serta memukul Akbar. Khawatir akan keselamatannya untuk kedua kalinya kembali menusukan pisau ke perut Kyong hingga tumbang tak berkutik lagi.

Akbar Buchari mendapatkan pendampingan KBRI Dakar saat pemeriksaan oleh pihak kepolisian setempat, hingga Minggu (27/9/2020) kemarin Akbar Buchari tiba di Pemalang dipulangkan dari Dakkar .

Faturochman manajemen PT Mutiara Jasa Bahari saat di temui awak media Senin (28/9/2020) mengatakan, bahwa bentuk dari tanggung jawab sebagai Agen PJTKI yang memberangkatkan saudara Akbar Buchari, melalui perwakilan yang ada di KBRI, Alhamdulillah bisa melakukan pembelaan saat sidang.

Karena tuntutan dari keluarga korban untuk di hukum mati namun di putuskan Lima tahun penjara, sehingga setelah mendapat remisi hanya empat tahun.

“Setelah di bebaskan kami menjemputnya dan menerima di kantor kami di saksikan oleh Disnaker Pemalang Najih Dan juga mengantarnya serta memberikan hak-haknya kepada ABK kami. Dengan harapan ini bentuk pelayanan kami sebagai kepedulian dan tanggung jawab kami kepada ABK kami ,dan kami ingin keberadaan kami di ketahui oleh pemerintah,” ungkap Faturahman.

Kepulangan Akbar Buchari di sambut haru oleh pihak keluarga, dan sekaligus pemberian hak Akbar Buchari dari pihak PT Mutiara jasa bahari secara resmi Senin 28/9 di kantornya.(*/SK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *