Rayakan HUT Ditengah Covid19, Pemkab TTU Sukses Taati Protokoler Kesehatan

KEFAMENANU. NUSA FLOBAMORA—Pemerintah dan warga Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada tahun 2020 ini merayakan HUT ke 98 Kota Kefamenanu dalam suasana berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. Ditengah pandemi covid19 ini Pemkab TTU menggelar beberapa kegiatan seperti pameran dan Expo.

Walau dihadapkan dengan pandemi covid19, tetapi tidak ada satupun warga yang terpapar virus mematikan ini. Ini karena jajaran terkait sangat ketat menerapkan protokoler kesehatan dan semua warga menaatinya dengan baik sampai penutupan kegiatan.

Kepala Dinas Kesehatan Timor Tengah Utara( TTU) Thomas Laka, S.Km, saat ditemui di ruang Sekda Kabupaten TTU, Rabu ( 23/9/2020) mengatakan, terkait dengan HUT ke 98 Kota Kefamenanu, salah satu kegiatannya adalah, pameran, Expo dan pasar raya bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati TTU yang berlangsung dari tanggal 19 – 22 September 2020.

Ditengah pandemi covid-19 ini, dari Dinas Kesehatan mengerahkan seluruh jajarannya untuk terlibat langsung dan menjalankan tugas sejak hari pertama sampai penutupan pameran.

“Awalnya kami menyiapkan 3 pintu masuk, karena kondisi maka satu pintu masuk saja yang difungsikan. Kami membagi tugas disetiap titik dan protokol kesehatan sangat ketat sudah dilakukan, teman-teman baik dari rumah sakit umum, puskesmas, TNI dan Polri semua itu terlibat langsung,” katanya.

Di uraikan  Thomas, adapun rumah sakit yang terlibat adalah, Rumah Sakit Umum Kota Kefamenanu, Rumah Sakit Leona dan tim dari Dinas kesehatan TTU. Turut dilibatkan tim dari puskesmas terdekat seperti Puskesmas Kota, Puskesmas Nimasi, Puskesmas Nunbene, Puskesmas Bitefa dan Puskesmas Tuloko yang ada di wilayah Kefamenanu.

Petugas yang dilibatkan itu dibagi atas 2 shif, pagi dari Pukul 07.00 Wita sampai Pukul 15.00 Wita dan dari Pukul 15.00 Wita sampai Pukul 20.00 Wita setelah di tutup dan itu sudah dilaksanakan dengan baik.

Dikatakannya, di pintu masuk sudah disiapkan, 4 wadah untuk cuci tangan, sabun dan tissu serta kotak sampah. Para  petugas kesehatan  baik dokter dan perawat dibawah koordinasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, membangun 1 posko bertempat di Dinas Kesehatan dan disiapkan dokter 1×24 jam.

Secara umum  Thomas menyampaikan data pengunjung untuk hari pertama pameran, tanggal 19 September 2020. yaitu untuk hari pertama pameran  844 orang pengunjung , hari kedua 302 orang dan hari ketiga 146 orang pengunjung dan hari keempat 449 pengunjung.

Semuanya 1.741 orang pengunjung untuk hari pertama.Jumlah keseluruhan pengunjung pameran dari hari pertama hingga penutupan pameran yaitu, 4.336 pengunjung.

Dijelaskannya, untuk seluruh pengunjung itu, sudah dilakukan pemeriksaan di pintu masuk dengan tes pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan alat Thermo Scan dan rata – rata suhu tubuh pengunjung dibawah normal.

“Kalau ada yang suhunya di atas normal, katakan 37, 6  maka langkah pertama yang diambil adalah akan dilakukan pemeriksaan secara intensif di posko yang sudah disiapkan. Dan kalau kondisi tertentu maka akan dirujuk ke rumah sakit yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Langkah Pemerintah TTU, katanya, sesuai petunjuk Bupati TTU untuk pintu masuk Ke Kota Kefamenanu tepatnya di Pos Oeparigi, sudah disiapkan petugas Kesehatan dan lintas sektor.

“Pemeriksaan  sangat ketat disitu, kendaran masuk keluar baik itu kendaraan umum, maupun pribadi penumpangnya di catat nama serta tujuan penumpang dan diperiksa suhu tubuhnya,” kata Thomas.

Dirinya menegaskan kembali apa yang disampaikan Bupati TTU pada pembukaan  pameran untuk masyarakat TTU, bahwa pameran yang sudah berlangsung itu seluruh jajaran dilibatkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Terutama di pintu masuk di pos Oeparigi dengan tujuan, memberikan pelajaran serta menghimbau kepada seluruh masyarakat TTU  sebagai rujukan atau panduan  di setiap keluarga untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *