Pasien Covid19 di NTT Tercatat Sembuh Mencapai 180 Orang

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Pasien Covid19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) sampai posisi 17 September 2020 tercatat 313 orang. Dari total tersebut yang sudah dinyatakan sembuh total 180 pasien.  Sedangkan masih  dalam perawatan medis tercatat 128 orang tersebar di 9 kabupaten/kota di NTT.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) NTT, dr. Meserasi Ataupah menyampaikan hal ini di Kupang, Kamis (17/9/2020).

Dijelaskan Ataupah, perkembangan pasien yang terpapar covid19 dari waktu ke waktu terus mengalami kesembuhan. Pada Kamis (17/9/2020)
sebanyak 4  pasien covid19  dinyatakan sembuh yang berasal dari Kabupaten Manggarai Barat.

Menurut mantan Kadis Sosial NTT ini, dengan penambahan 4 pasien ini maka total pasien terpapar pandemi ini mencapai 180 orang.

“Total pasien terpapar covid19 sampai tanggal 17 September 2020 tercatat 313 orang. Dari jumlah ini ditambah 4 yang sembuh asal Manggarai Barat itu maka yang sudah sembuh total 180 pasien. Saat ini yang masih dalam perawatan medis  128 pasien,” ujarnya.

Ataupah juga menginformasikan bahwa ada 5  pasien yang terpapar covid19 telah meninggal dunia. Untuk itu diharapkan warga NTT tidak boleh menganggap remeh terhadap virus mematikan ini. Tetap menaati protokoler kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah.

“Jangan main-main dengan virus ini. Jaga selalu kondisi kesehatan dengan  mengkonsumsi  makanan bergizi. Tetap gunakan masker saat bepergian keluar dari rumah. Tetap jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. Kita belum tahu sampai kapan virus ini merajalela di seantero dunia ini,” pesan Ataupah.

Di tempat berbeda Sekretaris satuan tugas ( satgas) covid-19, Dominikus Mere, mengatakan, kecendrungan kenaikan kasus positif covid 19 di NTT, beriringan dengan kedatangan pelaku perjalanan.

Kebijakan Provinsi NTT, jelas dosen pada Fakultas Kedokteran Undana Kupang ini, adalah meningkatkan koordinasi antara satgas Provinsi dengan satgas Kabupaten/Kota se NTT dengan rapat-rapat koordinasi Lintas bidang sedang dilakukan atau telah dan akan dilakukan supaya bisa meminimalisir lonjakkan kasus ini.

Selanjutnya juga merujuk pada instruksi Presiden nomor : 6 Tahun 2020, tentang peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid 19.(ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *