26 Bapaslon Bupati dan Wabup  Diperiksa BNN NTT

KUPANG. NUSA FLOBAMORA— Sebanyak 26 dari 27 bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati yang siap bertarung pada pilkada  di 9 Kabupaten di NTT sudah melakukan pemeriksaan narkoba. Tinggal dua orang yang belum melakukan pemeriksaan yakni dari Kabupaten Ngada dengan inisial KL untuk calon Bupati dan ED untuk calon wakilnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) Provinsi NTT,  Brigjend Pol Teguh Imam Wahyudi, SH., MM di dampingi Kabid P2M BNN NTT, Hendrik Y Rohi dan Kabid Rehabilitasi Stef Johni Didok menjelaskan hal ini saat jumpa pers di Kantor BNN NTT, Kamis (10/9/2020).

Dijelaskan Teguh Imam, para bapaslon ini diperiksa sebagai salah satu syarat calon yang akan berkontestasi di pilkada nanti. Mereka telah  melakukan  pemeriksaan narkoba  bertempat di Kantor BNN NTT, Jalan Palapa Kecamatan  Oebobo Kota Kupang.

Dirinya merincikan, dari 27 paslon dengan jumlah 54 orang yang sudah di periksa antara lain, Kabupaten Sabu Raijua 3 paslon,  Kabupaten Manggarai Barat 4 paslon, Kabupaten Manggarai 2 paslon, Kabupaten Ngada 5 paslon,  Kabupaten Sumba Timur 2 paslon,  Kabupaten Sumba Barat 4 paslon, Kabupaten TTU 3 paslon, Kabupaten Belu 2 paslon dan Kabupaten  Malaka 2 paslon.

Dijelaskan Imam, yang tidak hadir atau ditunda untuk pemeriksaan tes narkoba ini yaitu paslon dari Kabupaten Ngada dengan inisial KL untuk calon Bupati dan ED untuk calon wakilnya.

Dikatakannya, pada tanggal 7 September 2020, BNN NTT sudah melakukan pemeriksaan 1 paslon yaitu dari Kabupaten Sumba Timur. Sedangkan pada tanggal 8 September 2020 ada 8 paslon yang diperiksa.

Adapun 8 Paslon itu yakni dari Sabu Raijua ada 3 paslon, Kabupaten Manggarai Barat 4 paslon, Ngada 2 paslon, Sumba Timur 1 paslon, Sumba Barat 4 paslon, Kabupaten TTU 3 paslon dan  Belu 1 paslon.

Sedangkan untuk tanggal 9 September 2020 kata Imam, sebanyak 7 paslon sudah melakukan pemeriksaan yakni paslon dari Manggarai 2 , Ngada 2 paslon, Belu 1 paslon dan Malaka 2 paslon.

Dijelaskan Imam,  hasil dari pemeriksaan ini, akan di sampaikan pada sidang pleno KPU NTT pada tanggal 12 September 2020.

Ditambahkan Imam, bahwa ada 1 paslon yang tidak mengikuti pemeriksaan Narkoba di karenakan  dari hasil pemeriksaan kesehatan paslon ini dinyatakan positif covid 19.

Menurutnya, untuk pemeriksaan tes narkoba ini ditunda sampai paslon tersebut dinyatakan sehat.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan oleh BNN NTT terhadap paslon  menggunakan Rapid test, tes urine dengan menggunakan numerik barometer berikutnya tes wawancara klinis menggunakan instreumen asis.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *