Setahun Berkiprah, KIP NTT Sudah Lakukan Terobosan

KUPANG. NUSA FLOBAMORA–Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi NTT baru setahun berkiprah namun ada beberapa terobosan dan agenda yang sudah dilakukan dalam memberikan informasi kepada masyarakat atau publik.

“Dalam kesempatan ini kami mau sampaikan apa-apa saja yang sudah kami lakukan selama satu tahun ini. Mulai dari tanggal 28 Agustus 2019 sampai tanggal 27 Agustus 2020,” kata Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi NTT, Maryanti Luthurmas Adoe kepada wartawan di aula Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Kamis (27/8/2020).

Maryanti mengatakan, selama setahun ini ada banyak tantangan yang dihadapi oleh KIP. Selain hambatan dan tantangan yang ditemui ada juga dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi NTT.

Gubernur NTT bersama jajaran khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika telah memfasilitasi lembaga ini dalam berbagai kegiatan.

Dikatakannya, KIP NTT mempunyai lima komisioner namun yang aktif hingga saat ini hanya empat orang. Sementara satu orang komisioner lainnya yakni Pius Rengka dimana waktu itu menjabat sebagai Ketua KIP NTT kini sudah resmi mengundurkan diri.

Pasca pengunduran diri secara tertulis tertanggal 21 Juli 2020 maka dilakukan rapat pleno untuk memilih ketua yang baru.

“Dalam rapat pleno tersebut saya dipercayakan oleh teman-teman untuk menjadi Ketua KIP Provinsi NTT yang baru,”ungkap mantan Ketua KPU NTT ini.

Saat ini kata dia, KIP NTT sudah melakukan sosialisasi kepada 13 kabupaten/kota di NTT.

“Tujuan kami melakukan sosialisasi kepada 13 kabupaten/kota di NTT selain berkaitan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Kami juga melakukan pendekatan dengan kepala daerah mengenai pembentukan KIP ditingkat kabupaten/kota,” jelas Maryanti.

Dirinya menambahkan, KIP kabupaten/kota dapat dibentuk jika diperlukan. Kami menganggap itu perlu dilakukan karena berkaitan dengan APBN dan APBD karena dananya bergulir sampai pada tingkat desa. Karena dana desa yang dikelola oleh setiap desa cukup besar.

Dijelaskan, KIP Pusat telah mengeluarkan Peraturan Komisi Informasi Nomor I Tahun 2018 tentang standar layanan informasi publik desa.

Dengan demikian di desa wajib dibentuk yang namanya pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID). Kemudian dana desa harus diumumkan secara transparan yang mampu melakukan sosialisasi, edukasi dan advokasi sampai pada tingkat desa adalah komisi informasi publik tingkat kabupaten/kota.

“Kami berharap bahwa untuk beberapa kabupaten/kota yang sudah kami datangi bisa direspon secara baik oleh kepala daerah untuk pembentukan KIP,”pintanya.

Lebih lanjut kata dia, ada sengketa informasi yang ditangani oleh KPI Provinsi NTT dimana seorang atas nama Felisitas Nelci Dendo yang memberikan kuasa khusus kepada DPD KNPI Provinsi NTT dengan pihak yang disengekatakan adalah BPN Kota Kupang.

Dijelaskan, ada dua persoalan yang disengketakan yakni informasi tentang mekanisme pemecahan sertifikat dan copian dokumen permohonan pemecahan sertifikat.

“Alasan kenapa selama proses kami tidak melibatkan media dan tidak kami umumkan kepada publik. Karena informasi yang disengketakan ini adalah informasi yang dikecualikan. Karena dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 ditekankan bahwa jika obyek sengketanya dikecualikan maka proses dilakukan secara tertutup. Dan itu sudah kami lakukan sampai pada keputusan tadi bahwa yang tidak dipenuhi oleh Kantor BPN Kota Kupang,” bebernya.

Untuk diketahui bahwa dalam amar keputusan tidak ada istilah kalah ataupun menang. Karena dalam putusan KIP Provinsi NTT bunyinya hanya mengukuhkan apa yang sudah diputuskan oleh Kantor BPN Kota Kupang. Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi NTT sudah berkunjung ke 13 kabupaten/kota di NTT.

“Pada tahun 2020 ini kami ingin fokus ke 13 kabupaten/kota untuk sosialisasi dan koordinasi dengan pimpinan daerah bagaimana didaerah mengimplentasikan UU No 14 Tahun 2008 teristimewa PPDI yang dibentuk disetiap SKPD dilingkup kabupatenn/kota,” pungkasnya.(*/ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *