Puskopdit Bekatigade Timor Siap Berkarya Meningkatkan Ekonomi Anggota

KUPANG. NUSA FLOBAMORA—Forum Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 31 tahun buku 2019 Puskopdit Bekatigade Timor yang meliputi wilayah Timor, Sabu, Rote, Alor dan Semau memiliki tekad bersama membesarkan Kopdit.

Forum RAT memberi harapan positif agar kopdit lebih berkembang maju. Saat ini total anggota Kopdit berjumlah  173.816 orang dengan total aset Rp  1.449.784.541.159. Jumlah pinjaman saat ini Rp 1,2 triliun dan simpanan Rp  1,1 triliun pada  seluruh kopdit.

Domi Wara pada kesempatan  kegiatan Rapat anggota tahunan ( RAT) ke 31 tahun buku 2019 Puskopdit Bekatigade Timor di Swiss Bellin  Hotel Kupang, Jumat ( 21/8/2020) mengatakan, seperti diketahui bersama  bahwa pelaku ekonomi di Negara Indonesia ini ada tiga yakni pemerintah melalui BUMN, pihak swasta dan Koperasi.

Tetapi sekian lama ini, kata Domi,  peran koperasi seperti tenggelam dari dua pelaku ekonomi lain. Padahal  sesuai amanat UUD 1945 yang diatur dalam pasal 33 koperasi harus pula mendapat tempat. Tapi dalam perjalanan kenegaraan dua pelaku ekonomi lain lebih diberi peran oleh pemerintah.

“Koperasi ini dalam perjalanan tumbuh dari rakyat sendiri. Khusus dalam gerakan koperasi kredit khusus di NTT sejak tahun 1970 dan sudah memasuki usia ke 45. Di Timor mulai tahun 1979 terutama dalam membangun ekonomi anggota yang kemudian jadi anggota Kopdit. Dalam koperasi ada istilah owner dan user,” jelas Dosen Undana ini.

Domi yang sudah 20 tahun berkecimpung di Kopdit CU Serviam Kupang ini menegaskan, melalui koperasi bisa meningkatkan taraf ekonomi anggota. Dalam koperasi mengkomodir bermacam-macam pekerjaan dimana  ada buruh, nelayan,  petani semua terakomodir dalam koperasi.

“Koperasi hadir untuk membantu   ekonomi  anggota. Khusus kopdit untuk simpan pinjam antar anggota. Kita diminta bergerak ke sektor riil digalakan melalui program speedoff berupa pemekaran kelembagaan yang otonom dalam kesatuan dengan kopdit. Melahirkan koperasi baru  tetapi terikat dalam kopdit,” kataya.

Dirinya menambahkan,  Grup Koperasi yang tergabung dalam Puskopdit Bekatigade Timor yakni ada 25 kopdit. Total anggota sampai saat ini 173.816 orang anggota.  Total aset Rp 1.449.784.541.159. Jumlah pinjaman saat ini Rp 1,2 triliun dan simpanan Rp 1,1 triliun pada seluruh kopdit.

“Pada Tahun 2018 total anggota 145.080 orang. SHU anggota primer Rp  9,865 Miliar untuk di Timor, Sabu, Rote, Alor dan Semau. Rencana kedepan fokus pengembangan SDM karena kopdit ada Trilogi yakni pendidikan, swadaya, solidaritas,” jelasnya.

Ditanya soal dampak koperasi dari Covid19, Domi Wara yang juga Wakil Ketua Inkopdit Nasional yang juga ketua tim survei nasional terkait dampak covid terhadap kopdit menjelaskan, khusus di Timor dampak lebih pada kewajiban angsuran anggota.

Sehingga ada kebijakan bahwa apabila angsuran tidak bisa minimal bunganya bisa dibayarkan. Tidak ada program relaksasi karena di koperasi itu uang anggota sendiri.

“Jadi dampak cuma pada angsuran. Ada juga anggota melakukan Penarikan simpanan karena ada PHK sehingga memilih pulang kampung. Walaupun kita sudah berikan pemahaman tapi itu pilihan,” jelasnya.(Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *