Upacara HUT ke 75 RI Tingkat Provinsi NTT, Peserta Kenakan Pakaian Adat Flobamorata

KUPANG. NUSA FLOBAMORA–Kegiatan upacara HUT ke 75 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi NTT di Kupang dilaksanakan secara sederhana karena dalam situasi pandemi Corona  Virus Disease 2019 (Covid-19).
Peserta upacara dibatasi dan mengikuti protokoler kesehatan dimana tanpa ada pasukan pengibar bendera Merah Putih tetapi hanya tiga orang yang membawa bendera untuk dikibarkan.

Selain itu, para peserta yang hadir termasuk Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur, Yosef A. Nai Soi dan Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni mengenakan pakaian adat Flobamorata.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang mengenakan pakaian adat Rote Ndao dalam sambutannya pada upacara HUT ke 75 RI di Lapangan Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin (17/8/2020) mengatakan, bersyukur ekonomi NTT di triwulan pertama 2020 tumbuh 2,84 persen dan triwulan kedua tumbuh 0,96 persen, sementara pertumbuhan ekonomi nasional  terkontraksi minus 5,32 pada triwulan kedua.

“Saya percaya dengan kerja keras, kerja inovatif dan kerja sama, ekonomi NTT akan pulih di triwulan ketiga,” tandas Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Menurut Gubernur VBL, dalam situasi sulit ini, Pemerintah Provinsi NTT tetap berkomitmen untuk wujudkan visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera.

“Kita telah mengambil langkah-langkah berani untuk memasuki tatanan normal baru lebih awal untuk membangkitkan perekonomian daerah ini. Kita terus dorong agar sektor riil cepat  tumbuh untuk tingkatkan pendapatan rakyat,memicu daya beli masyarakat, mengurangi resiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan memacu produktivitas ekonomi NTT,” jelas Gubernur Viktor.

Lebih lanjut Gubernur  VBL mengharapkan partisipasi dari semua pemangku kepentingan baik itu pelaku bisnis, perbankan, koperasi, perbankan, LSM, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta semua komponen lainnya untuk memberikan kontribusi nyata untuk pemulihan ekonomi NTT.

Menurut mantan anggota DPR RI ini, kebijakan refokusing dan realokasi anggaran sebagai tindakan afirmatif harus dikawal sungguh dan dilaksanakan secara tuntas agar tercapai reformasi pelayanan kesehatan, perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi.

” Kita harus tetap optimis dengan pertumbuhan NTT. Kita tetap  berupaya keras agar pertumbuhan ekonomi NTT tetap positif dan bahkan tetap di atas angka 1 persen pada akhir triwulan 4 nanti,” kata  Gubernur VBL.

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI tersebut memberikan apresiasi dan penghargan kepada seluruh masyarakat NTT yang   tetap menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial dengan kewaspadaan dan kedisiplinan sesuai protokol kesehatan sehingga perkembangan covid-19 terkendali.

“Secara khusus saya dan Wakil Gubernur memberikan  apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua tenaga medis dan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19  provinsi dan kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Timur. Serta semuapihak atas dedikasi yang tinggi untuk menyelamatkan masyarakat dan daerah ini dari bahaya covid 19. Ini bentuk pelayanan kemanusiaan tulus yang cerminkan patriotisme sebagai pahlawan masa kini,” jelas VBL.

Apresiasi Buat Presiden Jokowi

Gubernur NTT juga memberikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang telah  mengenakan pakaian adat dari Sabu Raijua NTT saat mengikuti sidang tahunan MPR, Jumat (14/8/2020).

Atas nama pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, dari lubuk hati yang paling dalam, dirinya dan Wakil Gubernur  menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden Joko Widodo yang telah mengenakan tenunan adat Sabu Raijua pada tanggal 14 Agustus yang lalu.

“Apabila dalam upacara-upacara detik proklamasi, Presiden memakai tenunan NTT lagi, kita tentu sangat berbangga sekali,” pungkas Gubernur VBL.

Bertindak sebagai komandan upacara tersebut adalah Mayor Chk Dodi Herdiana, Kepala Penerangan Hukum Korem 161 Wira Sakti Kupang. Perwira Upacara, Mayor Czl I Gusti Made Budayasa.

Sementara Naskah Proklamasi dibacakan oleh Ketua DPRD NTT, Emilia Julia Nomleni.
Upacara Bendera 75 Tahun Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi NTT ini diikuti oleh 3 orang perwakilan dari masing- masing Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, perwakilan TNI/Polri.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi, Unsur Forkompinda Provinsi NTT, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT, perwakilan veteran, tokoh masyarakat dan tokoh agama, insan pers dan undangan lainnya.

Acara di meriahkan dengan Tarian Nusa Bungtilu dan tarian dari  Kabupaten Rote Ndao  Batu Matua. Gubernur NTT bersama Forkopimda pada momen inipun turut berpartisipasi menari tarian Moni Jo. Adapun paduan suara dari KORPRI Provinsi NTT. Seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar dan sukses.(Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *