Dukung Ketersediaan Pakan Ternak, BBPP Kupang Bakti Bersama Panen Jerami

KUPANG.NUSA FLOBAMORA—Awal musim kemarau mulai terasa dibeberapa daerah di Indonesia ditandai dengan mulai berkurangnya jumlah hijauan pakan ternak dilingkungan. Kondisi ini semakin diperparah dengan merebaknya wabah covid-19 yang hingga saat ini belum dapat ditangani secara maksimal.

Situasi ini menuntut Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang sebagai salah satu Balai Pelatihan Peternakan di Indonesia untuk tetap menjaga produktifitas ternak yang ada di lingkungan Balai salah satunya dengan cara menjaga ketersediaan pakan yang memadai bagi ternak.

Selain dilingkungan Balai sendiri, suplai pakan ternak juga dibutuhkan oleh beberapa stakeholder yang telah mempercayakan BBPP Kupang sebagai penyedia pakan berkualitas bagi ternak sapi.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam setiap kesempatan menegaskan petani dan penyuluh adalah pahlawan. Garda terdepan di sektor pertanian yang menjadi harapan, tulang punggung dalam upaya Pemerintah menanggulangi Covid-19.

“Dalam situasi saat ini, spirit keluarga besar Kementan dan semua pelaku pembangunan pertanian termotivasi bekerja maksimal mendampingi petani. Memang corona ini membuat ekonomi menurun, tapi harus diperhatikan salah satu lapangan kerja yang harus tetap berproduksi adalah bidang pertanian untuk menjamin ketersedian pangan di seluruh wilayah Indonesia,” tegas SYL.

Kepala badan penyuluhan dan pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi, dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa masalah pangan adalah masalah yang sangat utama yang menentukan keberlangsungan hidup suatu bangsa.

“Kami sangat berterima kasih kepada petani karena tetap semangat tanam, semangat olah dan semangat panen, dan ini membuktikan bahwa pertanian tidak pernah berhenti di tengan wabah covid-19,” ungkap Dedi, Kamis (15/5/2020).

Menjawabi harapan kedua pimpinan tertinggi di lingkungan Kementan ini, seluruh pegawai BBPP Kupang melakukan kerja bakti mengumpulkan jerami di sawah milik masyarakat disekitar Balai.

Pengumpulan jerami dilakukan untuk selanjunya diolah menjadi pakan ternak fermentasi yang dapat digunakan sepanjang musim kemarau karena daya simpannya yang cukup lama.

Kepala Bagian Umum BBPP Kupang H.Muhammad Ukkas, S.Pi, M.Si yang ditemui saat melakukan kerja bakti mengatakan bahwa pengumpulan jerami yang dilakukan oleh seluruh pegawai BBPP Kupang di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Timur ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan pakan ternak dalam menghadapi musim kemarau.

‘Ditengah wabah covid-19, Pegawai BBPP Kupang masih terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan ternak dengan tetap menjaga keselamatan diri sesuai instruksi Kepala Badan PPSDMP,’ lanjut Ukkas.

Pakan ternak hasil fermentasi jerami produksi BBPP Kupag tidak hanya dimanfaatkan untuk ternak dilingkungan Balai saja.

Banyak pengusaha ternak yang mempercayakan Balai untuk menyediakan pakan ternak berkualitas bagi ternak mereka sehingga dibutuhkan stok bahan baku pembuatan pakan fermentasi yang lebih banyak.

Kepala sub bagian perlengkapan dan instalasi BBPP Kupang Abdul Salam, SE menyatakan bahwa saat ini kebanyakan petani telah melakukan pemanenan sehingga jerami yang ada dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pakan ternak.

‘Kami harapkan semoga hasil pengumpulan jerami hari ini dapat menambah stok bahan baku pembuatan pakan fermentasi dan ketersediaa pakan mencukupi selama musim kemarau ini’ ujar Salam.(Advetorial BBPP Kupang/Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *