PWNU Lapeksdam NTT Gandeng Kode Pena Berbagi Kasih Buat Warga Terdampak Covid 19

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Bulan Ramadhan 1441, PWNU Lapeksdam NTT menggandeng Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia (Kode Pena) berbagi kasih bagi warga terdampak Covid 19 di Kota Kupang.

Bantuan sosial berupa masker dan sembako merupakan hasil swadaya dan sumbangan donatur ini ditujukan pada mahasiswa yang tidak mampu, yatim piatu, janda juga para wartawan karena merekapun bekerja time limit mempertaruhkan fisik dan phsikisnya.

Ketua Lakpesdam NTT, Sri Chatun kepada Wartawan di sela-sela kegiatan bakti sosial di Kota Kupang, Sabtu (2/5/2020) menjelaskan, pihaknya berempati berbagi bantuan sosial bersama PWNU Lapeksdam NTT, Kode Pena dan para donatur dalam rangka penanganan Covid 19 di Kota Kupang.

Dikatakannya, apa yang dilakukan ini merupakan panggilan hati nurani untuk membantu sesama yang terdampak covid 19. Pihaknya selain hasil swadaya juga mendapat sumbangan dari donatur.

“Kita berbagi kasih di tengah pandemi corona berupa paket seperti beras 5 kilogram, minyak bimoli satu botol, mie 5 bungkus, telur ayam 5 butir, sirup ABC juga susu cap enak termasuk masker. Memang ada banyak donatur yang siap membantu namun karena dalam kondisi pandemi corona sehingga akses terbatas untuk mendatangkan. Apabila ada yang membantu tentu Lakpesdam siap memfasilitasi membagikan,” kata Sri.

Menurutnya, pihaknya melaksanakan kegiatan sosial ini bersamaan dengan Hardiknas sehingga saling bekerja sama dengan Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia.

“Kita membagikan ke mahasiswa karena ikut terdampak. Ada banyak mahasiswa yang tidak mampu, juga ke anak yatim piatu, para janda. Juga para wartawan karena merekapun bekerja time limit mempertaruhkan fisik dan phsikisnya sehingga perlu dibantu,” jelas Sri.

Rifai Betawi selaku Ketua Panitia yang juga Ketua Bidang Kemasyarakatan dan Budaya Lakpesdam NTT mengungkapkan, sebelum kegiatan ini, mereka melakukan kajian bahwa dampak sesungguhnya dari covid 19 ini sasaran utamanya di kota.

Untuk itu, lanjut Rifai, titik sasaran pembagian sembako dan masker disasarkan pada warga yang ada di Kota Kupang. Langkah pertama ini pembagian untuk 50 paket pada titik sasaran
pada mahasiswa yang tidak mampu, yatim piatu, janda juga para wartawan.

“Pekan depan 20 paket lagi. Kita baginya pakai kloter guna menghindari kerumunan massa. Sembako ini merupakan bentuk empati kami kepada warga dan merupakan mandiri dari kami juga dibantu beberapa donatur,” jelas Rifai.

Dirinya berharap semua elemen baik pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pihak terkait memberikan sosialisasi mengenai aturan protokoler dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona.

Pada kesempatan ini, Ali Rosyidi selaku Wakil Ketua PWNU mewakili Ketua PWNU NTT, mengapresiasi kegiatan positif ini yang dilakukan Lakpesdam NTT ditengah pandemi corona.

Harapannya bantuan sosial ini dapat bermanfaat. Biasanya di momen Ramadhan ada safari ramadhan tapi dengan virus ini membuat kegiatannya dibatasi dan apa yang sudah dilakukan Lakpesdam ini sungguh mulia.(Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *