Kerja Nyata Kostratani Penyuluh, Petani Serta Pemda Kabupaten Manggarai Timur Panen Jagung

KUPANG. NUSA FLOBAMORA–Kementerian Pertanian mendapat tanggung jawab dari presiden untuk memastikan stok pangan  267 juta masyarakat Indonesia cukup.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa ditengah pandemi covid 19, pejabat daerah beserta jajarannya diharapkan secara langsung memastikan ketersediaan pangan di daerahnya masing-masing.

Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersedian pangan nasional aman dan terkendali.

Sektor lain mungkin mengalami penurunan bahkan terhenti sebagai imbas dari pendemi covid-19. tapi sektor pertanian harus terus berjalan karena berkaitan dengan pangan yang merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus  selalu terpenuhi.

Sejalan dengan arahan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi meminta kepada para Penyuluh Pertanian untuk tetap bekerja mendampingi para petani.

“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada (komoditas) pangan yang tertahan,” jelas Dedi.

Salah satu Pejuang pertanian yang tetap aktif ditengah pandemi Covid-19 adalah para anggota kelompok tani Kadung Desa Watu Mori Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur yang didampingi oleh penyuluh Pertanian lapangan Frans Hp. Genggur.

Saat melakukan panen perdana jagung  varietas Hibrida B 28 panen, Jumat ( 24/4/2020)   15  ha, ubinan  10.72 ton per ha tambah panen kemarin luasanya 10 ha.total = 25 ha .sisa 5 ha. harga jagung pipilan di sepakati bersama Rp. .3500 per kg. harga jagung giling Rp. .8000 per kg.

Frans Hp. Genggur mengatakan Panen Raya Jagung ini di hadiri oleh Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dan jajarannya.

“Sesuai arahan Mentan, pejabat daerah juga diharapkan untuk turun langsung memastikan ketersediaan pangan di daerah masing-masing, untuk itulah kami hadir di sini,” kata Frans.

Saat ini harga jagung kering Pipilan Rp. 3.500/Kg.  sehingga memupuk semangat Kelompok Tani bersama anggotanya untuk tetap menanam jagung di musim tanam berikutnya.

Mereka berharap bantuan benih jagung bisa datang  tepat waktu dan juga ada bantuan corn sheller dari instansi setempat dalam hal ini Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Manggarai Timur.

“Ini diharapkan kiranya dapat menjadi pendorong dan pemompa semangat petani di Kecamatan Rana Mese untuk dapat terus meningkatkan produksi tanaman jagung. Apalagi semakin banyaknya peternakan Ayam  yang berkembang di wilayah ini yang hasil jagung bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak,” tutur Frans.(Rilis Berita BBPP Kupang/Amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *