PKHI Berbagi Nasi Kotak dengan Masyarakat yang Berdampak Langsung dengan Covid 19

KUPANG.NUSA FLOBAMORA—Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia ( PKHI) NTT di bawah Koordinator Dewan Pimpinan Wilayah, dr. Dodik Pujo dan para anggotanya, Rabu ( 22/4) bertempat di warung makan Lamongan, Jalan Amabi Kota Kupang berbagi kasih dengan memberikan nasi kotak kepada 150 pengendara ojek dan masyarakat sekitarnya.

Ketua DPW PKHI NTT, dr Dodik Puja di dampingi Sekretaris Salmijati Kaunang saat ditemui disela- sela kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan PKHI ini yakni membuka rumah makan gratis yang akan dibuat serentak oleh DPW PKHI se-Indonesia untuk membantu masyarakat yang berdampak Covid 19.

“Di NTT khususnya di Kota Kupang, kami membagikan sekitar 150 nasi Kotak kepada pengendara ojek dan masyarakat di sekitar warung makan Lamongan jalan Amabi Kota Kupang. Nasi Kotak yang ada ini adalah donasi sukarela dari teman-teman PKHI, dan kami salurkan kepada saudara-saudara kita yang berdampak langsung dengan covid 19 . Kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Dodik juga menjelaskan, PKHI adalah salah satu organisasi hipnotis yang berbadan hukum di Indonesia dan sudah berada diseluruh Indonesia.
Tujuannya untuk membuat paradigma masyarakat bahwa, hipnotis itu tidak selalu berkonotatif negatif.

Bahwa hipnotis itu sesuatu yang mulia. Dicontohkannya, dengan kasus -kasus seperti ini, pobia atau ketakutan dengan covid 19. PKHI hadir untuk menenangkan dengan motivasi – motivasi kehidupan masyarakat untuk bisa lebih tenang dan tidak merasa ketakutan.

Lebih lanjut Ia mengatakan, di NTT dirinya merupakan angkatan pertama bergabung di PKHI dan menjadi Ketua DPW NTT. Dimana didalam PKHI itu ada lembaga pendidikan yang sudah berbadan hukum di Kementrian Pendidikan.

Untuk PKHI, jelasnya, lembaga pendidikannya bernama Indonesia Hipnotis Center( IHC) dibawahi oleh Bapak Hafifi yang berdomisili di Nusa Tenggara Barat ( NTB)

Ditanya soal, terbentuknya HKPI di NTT dan berapa banyak anggota yang sudah bergabung, Dodik yang juga salah satu dokter dirumah Sakit umum Kota Soe, TTS ini mengatakan, sudah terbentuk di Kota Kupang dan seluruh daratan Flores.

Dan dirinya sendiri dilantik sebagai Ketua DPW NTT di Kementrian Kesehatan di Jakarta. Anggota saat ini di NTT sudah hampir ratusan, dan salah satu anggotanya adalah Bapak Wakil Gubernur NTT saat ini.

“Di NTT sekretariat beralamat di Kelurahan Nefonaek, belakang Novanto Center Kota Kupang,” jelasnya.

Dodik sebagai Ketua juga Salmijati sebagai Sekretaris punya harapan kepada Pemerintah, dengan kondisi covid yang tidak menentu ini, peran pemerintah untuk menyadarkan masyarakat bahwa, covid ini sangat menular sehingga dilakukan social distancing, masyarakat harus di sadarkan untuk tetap di rumah, memakai masker ketika keluar rumah.

“Sesuai dengan program Bapak Presiden untuk mengalokasikan dana untuk masyarakat yang berdampak secara ekonomi untuk segera terealisasi,” harap Salmijati. ( ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *