LAWAN COVID 19 KOSTRATANI BUKTIKAN PERTANIAN TETAP EKSIS DI TENGAH BERKUASANYA COVID 19

KUPANG.NUSA FLOBAMORA— Siapa yang tidak mengenal Covid-19 saat ini?. virus mematikan ini sudah mewabah di hampir seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia.

Tapi kondisi ini tidak membuat ciut nyali petani dan penyuluh serta tenaga teknis pertanian lainnya. Mereka tetap semangat bekerja keras demi upaya memenuhi kebutuhan pangan 267 juta penduduk Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di hadapan para penyuluh mengatakan, penyuluh pertanian adalah otaknya petani, pemegang manajemen pertanian di lapangan.

“Kalian yang menunjukkan mulai dari hulu ke hilir, mulai dari tanam sampai petik hingga jual,” tutur SYL.

Sedangkan, Kepala Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursamsi mengingatkan semua pihak untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit dengan tagar #pertaniantidakberhenti dan tagar #pertanianmelawancovid19.

Tantangan Mentan tersebut dijawab langsung oleh Penyuluh dan Petani Kecamatan , Sambi Rampas dengan melaksanakan panen Jagung di tengah ancaman pandemi Covid-19.

Panen Jagung dilakanakan oleh Poktan Lewang Puji Kelurahan Nanga Baras Kec Sambi Rampas Kabupaten Manggarai Timur Panen Hari ini (21/4/20) 1 Ha dari luasan potensi panen 10 Ha varietas lamuru produktifitas 8,8 Ton GKP/ha perkiraan masa panen 7 hari harga jagung pipil Rp 3000/kg.harga beras jagung Rp.7000/kg.

Risaldus Isaman Saragosa mengatakan hasil panen kali ini alhamdulilah sesuai dengan harapan, penyuluh senang dengan panen yang melimpah dan penyuluh wajib mendampingi petani walaupun dalam kondisi sekarang ini, penyuluh juga mendukung program dan himbauan pemerintah, petani tidak bisa diam diri, kalau waktu nya panen ya panen tetap dilaksanakan.(Rilis Berita BBPP Kupang/Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *