BBPP Kupang Bersama P4S GS Organik Matani Ikuti Video Conference Gladi Resik Pengukuhan Petani Melenial

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Salah satu tantangan terbesar pembangunan pertanian di Indonesia saat ini adalah minimnya minat generasi milenial untuk bertani.Jika hal ini terus berlanjut, maka di masa mendatang Indonesia akan kekurangan petani. Kedaulatan dan ketahanan pangan pun terancam.

Kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang ingin bergerak di bidang pertanian akan menjadi ancaman bagi keberlangsungan kegiatan pertanian di masa mendatang.

Mengapa generasi milenial enggan menjadi seorang petani? Jawabannya adalah: Pertama, insentif menjadi seorang petani lebih kecil dibandingkan dengan insentif apabila bekerja di sektor lain.

Kedua, muncul stigma bahwa bekerja menjadi seorang petani tidak bisa menjadi bekal hidup yang layak.Tidak jarang orang tua yang menjadi petani berharap anaknya bekerja di sektor lain semisal perbankan, PNS, dan sektor jasa lainnya.

Ketiga, generasi milenial adalah generasi yang lebih menyukai hal-hal yang berhubungan dengan teknologi informasi atau dunia digital.
Melihat Fenomena tersebut Kementerian Pertanian membuat Program Petani Melenial dimana Kementerian Pertanian sendiri mempunyai target 1 juta petani milenial yang juga tergabung dalam 40 ribu kelompok, dimana setiap kelompoknya dapat terdiri dari 20-30 orang.

Kepala BBPP Kupang drh. Bambang Haryanto, MM di damping kepala Bidang Program dan Evaluasi dan Kepala Seksi Program dan Kerjasama serta Calon Petani Melenial Binaan BBPP Kupang,  Gestianuse Sino selaku Ketua P4S GS Organik mengikuti Video Conference Gladi Resik Pengukuhan Petani Melenial di ruang AOR BBPP Kupang (11/4/2020).

Kegiatan tersebut sesuai dengan arahan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc dalam suratnya nomor B-5585.1/TU.220/I/04/2020.
Acara Gladi Resik Pengukuhan Petani melenial di buka oleh MC atau Host sekaligus pembacaan SK Ka.  Badan tentang duta petani milenial,  adalah  Sesba PPSDMP mewakili  Kepala BPPSDMP acara di hadiri oleh  kapusdik, Kapusluh, 67 petani milenial.

Duta Petani Melenial Dan Duta Petani Andalan adalah sebagai contoh petani muda yang ikut mengembangkan dan memajukan sektor pertanian, agar pertanian di wilayah atau daerah yang berpotensi pertanian bisa menyumbangkan atau mengekspor hasil tani.

Duta Petani Melenial Dan Duta Petani Andalan mewakili Provinsi NTT adalah P4S Binaan BBPP Kupang yaitu P4S GS Organik Matani yang di ketuai oleh Gestianuse Sino. Dan Acara Pengukuhan Duta Petani Melenial Dan Duta Petani Andalan akan di langsungkan pada hari Senin 13 April 2020 melalui Video Conference.(Rilis Berita BBPP Kupang/Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *