BBPP Kupang Ciptakan Peluang Usaha Ditengah Wabah Covid 19 Melalui Pembinaan P4S

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo membeberkan empat fokus yang menjadi perhatian Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mencapai sasaran umum berupa pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern di tahun 2020.

Salah satunya meningkatkan produksi dan produktivitas melalui gerakan nasional peningkatan produktivitas, produksi, dan ekspor.

Kementan juga turut meningkatkan populasi ternak, mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian, melakukan program family farming, serta program pertanian masuk sekolah (PMS).

Mentan SYL dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti. Untuk itu petani sebagai pejuang dan garda terdepan dalam penyediaan pangan tetap melakukan kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi.walau di tengah Pandemo Covid 19

Hal itu juga disampaikan Kepala Badan PPSDMP Kementerian Pertanian Prof. Dr. Dedi Nursyamsi dalam rapat tindak lanjut arahan Menteri Pertanian melalui video conference lingkup BPPSDMP selain menerapkan protokol kewaspadaan virus serta memotivasi jajaran di tingkat bawah termasuk BBPP Kupang untuk tetap semangat bekerja.

Menindaklanjuti arahan Kepala Badan PPSDMP, untuk mengetahui perkembangan kegiatan P4S ditengah wabah COVID 19 saat ini, Kepala BBPP Kupang drh. Bambang Haryanto, MM didampingi Kabid. Program dan Evaluasi Dedih Zaenudin, S.Sos, MM pada hari minggu tanggal 4 April 2020 melakukan kunjungan sekaligus pembinaan di salah satu P4S binaan BBPP Kupang yaitu P4S Damai yang berlokasi di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang – NTT.

Kunjungan ini dalam rangka mendorong/memotivasi guna memanfaatkan peluang usaha dengan meningkatkatan produksi dan menjadikan kelembagaan P4S yang maju mandiri dan modern.

Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya yang biasa disebut P4S merupakan kelembagaan pelatihan dengan metode pemagaman pertanian dan perdesaan yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh pelaku utama dan pelaku usaha secara swadaya baik perorangan maupun kelompok.

P4S Damai yang merupakan Kelompok Tani Wanita mereka melakukan kegiatan pengolahan hasil pertanian seperti Marning Jagung, stik kelor, the kelor, emping jagung, kripik pisang dan VCO.

Keberadaan P4S hendaknya memiliki manfaat bagi masyarakat yang berada disekitarnya. Oleh karena itu setiap lembaga P4S harus dapat menunjukkan keberadaannya kepada masyarakat.

Ketua P4S memiliki peranan yang sangat penting dalam mengenalkan kelembagaan P4S kepada masyarakat. Ketua P4S harus mampu mempengaruhi anggota anggota P4S sendiri untuk selalu berkarya, memberikan contoh bagi masyarakat, serta mampu menjalin kerja sama dengan mitra P4S.

Kepala BBPP Kupang memotivasi P4S Damai agar tetap berproduksi dan terus beinovatif dalam mengolah hasil pertanian walau sekarang lagi wabah corona, tetap aktif dan jangan panic, selalu waspada dengan melaksanakan himbauan pemerintah akan protocol kesehatan.

Dikatakan Bambang “BBPP Kupang akan membantu P4S binaannya termasuk P4S pertanian dan peternakan dari P4S Binaan Balai”.(Rilis Berita BBPP Kupang/Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *