Mentan SYL Harapkan Produksi Pangan Tidak Boleh Tertunda Walau Pandemi Global Corona

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi terhenti.

Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani didampingi penyuluh harus tetap berlangsung meskipun di tengah pandemi global corona saat ini.

Walaupun ada wabah corona (Covid-19) tak menghalangi panen di Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai dan Ngada.

BBPP Kupang terus memantau perkembangan kegiatan Panen di kabupaten yang menjadi wilayah Kostratani BBPP Kupang tersebut.

Petugas/tim yang di tugaskan oleh Kepala Balai terus memantau perkembangan dengan selalu menngcrosek data di lapangan kepada Penyuluh maupun BPP yang ada di wilayah tersebut walau kondisi sekarang sedang pandemi corona (Covisd 19), namun tak menyurutkan semangat dan tanggung jawab petugas monitoring melalui telepon, WA/opencamera, video call dll.

Hal tersebut merupakan langkah BBPP Kupang untuk menyukseskan Kostratani atau Gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian yang merupakan program utama Kementan tahun 2019-2024.

BP3K/KOSTRATANI, Pius Payong Boro, SP mengatakan  “Kami di Kabupaten Manggarai Barat bangga karena daerah lain mengalami krisis pangan namun kami masih bisa panen utk kebutuhan hidup”.

Meski demikian, dalam melakukan panen di lahan, petani dan petugas tetap menyampaikan SOP pencegahan Covid 19 meliputi panen dengan menjaga jarak 1-2 meter, cuci tangan dan penggunaan masket setiap akan melakukan kegiatan, dan berjemur di terik matahari selama 15 menit.

Kepala BBPP Kupang drh. Bambang Haryanto mengatakan BBPP Kupang siap Dukung Program Kostratani dan terus melakukan sosialisasi Kostratani di wilayah Kerja BBPP Kupang.(Rilis Berita BBPP Kupang/Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *