Geliat Kelompok Tani Istana Ular Kabupaten Manggarai Barat Panen Padi di Tengah Pandemi Corona

KUPANG.NUSA FLOBAMORA—Merebaknya virus corona telah membuat perubahan di berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia, salah satunya kebijakan social distancing yang melarang masyarakat melakukan kegiatan di luar rumah tanpa keperluan mendesak.

Namun, hal tersebut tampaknya tidak berarti bagi petani di Manggarai Barat, mereka harus tetap keluar rumah untuk memanen padi mereka yang telah menguning dan tiba waktunya untuk dipanen.

Di tengah upaya melawan wabah Covid – 19 para petani yang didampingi para penyuluh pertanian di lapangan tidak kehilangan semangat dan kegembiraan menyambut musim panen tiba.

Para petani tetap semangat menjalankan tugasnya sebagai penyedia pangan bagi masyarakat Indonesia, khususnya untuk kabupaten manggarai dan NTT pada umumnya.

Panen Padi berlangsung lancar pada hari Jumat (27/03/2020) dilakukan oleh Kelompok Tani Istana Ular di Desa Galang Kecamatan Welak Kabupaten Manggarai Barat di luasan hamparan 3 ha dari total potensi panen 5 ha dengan produktivitas 4 ton per hektar.

Sementara harga gabah kering panen atau GKP saat ini sekitar Rp5.000 per kg dengan harga jual beras Rp. 10.000 per kg.

Sesuai arahan Mentan SYL, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi terhenti. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani didampingi penyuluh harus tetap berlangsung meskipun di tengah pandemi global Covid-19 saat ini.

Sebagaimana diketahui, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengimbau SDM pertanian tetap bekerja di lapangan seraya melaksanakan Protokol Kewaspadaan yang direkomendasikan WHO.

Geliat Kelompok Tani Istana Ular di Desa Galang Kecamatan Welak Kabupaten Manggarai Barat di tengah situasi darurat pandemi Covid-19 tidak menurun.
Hal ini ditunjukkan dengan tetap beraktivitasnya kegiatan di sawah. Mereka tetap semangat bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Monika Jenaut, S. Tp selaku PPL di Desa Galang mengatakan kelompok tani istana ular begitu semangat bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya. karena mereka sadar begitu banyak kebutuhan yang harus mereka penuhi.

Monika juga berpesan kepada para petani “Mari kita tetap tekun dan bersemangat untuk menanam berbagai jenis tanaman apa sj yang berguna, manfaatkan air hujan yang masih turun seperti saat ini dan tetap waspada di tengah mewabahnya corona, selalu jaga kebersihan dan pastinya Kita juga jangan lupa berdoa agar dijauhkan dr berbagai macam sakit dan penyakit”.(Rilis Berita BBPP Kupang/Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *