Pemprov NTT Merilis ODP di NTT  Mencapai 130 Orang

 

KUPANG.NUSA FLOBAMORA—Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT merilis jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di NTT terus bertambah setiap hari. Hingga saat ini jumlah ODP di NTT tercatat  130 orang yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius,M.Si menyampaikan hal ini kepada wartawan di Kupang, Selasa (24/3/2020).

Dijelaskan Marius, setiap hari terjadi penambahan ODP  di NTT. Saat ini sudah tercatat 130 orang ODP meningkat dari hari sebelumnya 110 orang atau penambahan 20 orang.

Secara umum, kata Marius, sesuai pemantauan terdapat 151 orang namun ada 21 orang yang telah selesai masa pemantauan. Dari 130 orang ini, sementara ada 10 orang yang dalam perawatan di ruang isolasi.

“Ada ODP yang menjalani isolasi mandiri di rumah sebanyak 120 orang. Kita minta supaya tetap menjaga diri, menjaga jarak. Jika Anda menjaga diri dengan isolasi diri, maka Anda sudah menyelamatkan diri Anda, keluarga dan orang lain,” ujar Marius.

Ditambahkan Marius, ODP  yang masih dalam perawatan sebanyak 10 orang itu masih menunggu hasil pemeriksaan laborarorium Litbang Kemenkes RI.

“Masyarakat NTT yang bepergian keluar daerah terutama ke daerah yang terinfeksi Covid -19 dan ketika kembali ke NTT, diharapkan harus mengisolasikan diri selama 14 hari,” pintanya.

Ditegaskan mantan Kadis Pariwisata NTT ini, apabila himbauan untuk mengisolasi diri tidak ditaati maka yang bersangkutan membawa malapetaka bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain.

“Kalau Anda baru kembali dari luar daerah dan ikuti aturan pemerintah, maka Anda menyelamatkan diri Anda, keluarga dan sekitar 5 juta warga NTT,” pungkas Marius.

Pemerintah NTT akan terus mengimbau kepada seluruh warga NTT yang baru pulang melakukan perjalanan keluar daerah, terutama dari daerah terinfeksi Covid -19 agar mengisolasi diri. Mereka tidak boleh ke tempat umum, seperti pasar, gereja atau tempat keramaian lainnya. Perlu melakukan social distancing juga physical distancing.(*/ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *