DPP PDIP Optimis Calon Diusung PDIP Menang Lebih dari Lima Kabupaten

 

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Ketua DPP PDIP, Nusyirwan Wuryanto, optimis calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP pada Pilkada di NTT bisa menang lebih dari lima kabupaten.

Alasan optimis ini didasari pada hasil Pemilu 2019 lalu, menunjukan capaian yang luar biasa dan ini bisa ditunjukan kembali pada pilkada serentak di sembilan kabupaten yang menggelar pilkada yakni,
Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, Sabu Raijua, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Sumba Timur dan Pilkada Sumba Barat.

Nusyirwan Wuryanto menyampaikan hal ini di sela-sela kegiatan pembukaan Rapat Kerja Daerah ( Rakerda) PDIP NTT yang diselenggarakan di Hotel Sotis, Kota Kupang, Selasa (10/3/2020) pagi.

Dikatakan Wuryanto, berdasarkan informasi yang diperolehnya bahwa pada pilkada di NTT tahun 2020 ini, dapat dipastikan lima kabupaten calon yang diusung PDIP meraih kemenangan.

“Kenapa cuma lima kabupaten saja. Semangat soliditas pengurus dan kader PDIP di NTT sangat luar biasa. Jadi saya optimis bisa lebih dari lima kabupaten raihan kemenangan,” katanya.

Dikatakannya, dalam momen pilkada ini tidak boleh melihat partai lain, tetapi PDIP secara internal membangun semangat soliditas yang kuat. Pengalaman yang dilalui bersama pada pemilu dan pilkada sebelum-sebelumnya, menjadi dasar pijakan untuk berjuang memenangkan pertarungan politik lima tahunan ini.

“Wajah generasi kedua dan ketiga di PDIP akan menunjukan kekuatan dalam meraih kesuksesan. Keputusan partai melalui Ketua Umum dalam menentukan figur yang diusung harus dihargai dan ditaati,” pintanya.

Ditanya soal peluang koalisi PDIP dengan partai lain, Wuryanto menegaskan, bagi DPP PDIP sebelum mengambil keputusan, harus mempertimbangkan masukan dari daerah. Setiap masukan dari daerah tingkat akurasi kebenarannya masih dapat dipercayai.

Karena masukan dari daerah itu, lanjutnya, penyimpangannya kecil atau tingkat kebenaran dan akurasinya tidak terjadi kesalahan.

 

Secara terpisah Sekretaris DPD PDIP NTT, Yunus Takandewa mengakui untuk sembilan kabupaten penyelenggara pilkada, ada delapan kabupaten minus Sabu Raijua harus berkoalisi guna memenuhi syarat pencalonan.

“Kita sudah Yunus bangun komunikasi dan lobi politik dengan partai lain soal koalisi di delapan kabupaten. Seluruh kekuatan tentu kita optimalkan sambil menunggu keputusan resmi dari DPP,” katanya.

Ketika disinggung mengenai agenda rakerda, anggota DPRD NTT ini menjelaskan, dalam dua hari kegiatan salah satu agenda tentu membahas soal pelaksanaan pilkada di NTT.

Adapun Tema Rakerda :” Solid Bergerak Mewujudkan Indoesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional”. Peserta yang hadir merupakan pimpinan DPC PDIP se-NTT dan anggota DPR RI, DPRD NTT dan DPRD kabupaten/kota dari PDIP.

Hadir pada Rakerda PDIP NTT yakni, Aggota DPR RI asal NTT yang juga Ketua Komisi III, Herman Heri, Andre Parera dan Ansy Lema, pengurus DPP PDIP, Sukur Nababan, Ketua DPD PDIP NTT, Emy Nomleni, Ketua Panitia, Lili Adoe dan sejumlah pengurus DPD PDIP NTT.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *