PT Agri Makmur Pertiwi Siap Berikan Varietas Benih Jagung Hibrida Terbaik

 

 

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–PT Agri Makmur Pertiwi adalah perusahaan perbenihan yang berdiri tahun 2008 dan bukan perusahaan obat pestisida atau herbesida. Perusahaan dari perbenihan ini, berkolaborasi dengan Dinas terkait dan BPTP NTT dalam memberi andil menyumbangkan beberapa jenis Varietas Jagung hibrida untuk dikembangkan di NTT.

Hal ini diungkapkan Adith, Marketing PT Agri Makmur Pertiwi saat di temui di sela -sela kegiatan temu lapang, Gelar tehnologi budidaya jagung hibryda pada kelompok tani di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Sabtu (7/3/2020).

Adith mengatakan, situasi lahan dan situasi kelompok tani di Desa Oeteta ini ada 3 kelompok yaitu, Sehati, Nekmese dan Amkenat. Untuk luas lahan, PT Pertiwi yang diberikan seluas 4, 5 hektar Dan Varietas yang di tanam, Pertiwi 2, Pertiwi 3 , Pertiwi 5 dan Pertiwi 6.

Dirinya menjelaskan, untuk masing-masing Varietas ini ada perbedaan dalam hal memproduksikannya, sesuai permintaan konsumen dan daya sainv dari kompititor.

” Misalkan varietas Perrtiwi 2 kami ciptakan, tetapi ada kompititor yang memproduksi sama juga dengan produksi kami, dan itu kisaran tahun 2008-2009,” katanya.

Dirinya mengatakan, prodak pertama yang di pasarkan pada awal berdirinya PT Pertiwi ini adalah jagung hibrida Pertiwi 2 dan juga dilihat situasi pasar dan juga dilihat dari sisi tanaman yang semakin moderen. Menanam juga harus dihat dari sisi lahan. Misalkan, Pertiwi 6 dan Pertiwi 3, tidak semata-mata membuka lahan saja, tapi harus lahan yang betul-betul kosong, agar terjadi fotosintetis.

Adith menjelaskan, setiap varietas yang diciptakan itu mengikuti permintaan konsumen. Bibit sudah disiapkan sesuai keinginan petani, tetapi ada kompititor mempromosikan hasil yang sama dan pertiwi lawan lagi dari varietas yang lebih unggul.
Jadi varietas yang terbaru dari PT Pertiwi adalah Varietas Pertiwi 5 dan Pertiwi6.

Petani Yermias Tafae, mengatakan, Varietas yang di tanam saat ini adalah Pertiwi 3, Pertiwi 5 dan Pertiwi 6 dengan luas lahan 4, 5 hektar. Varietas jagung hibryda dari berbagai jenis ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa.

Dijelaskan Yermias, bahwa untuk mendapatkan varietas yang baik, olahlah tanah yang akan di tanami dengan sebaik mungkin dan jarak tanam dianjurkan 75 cm x 20 cm dengan 1 tanaman dengan 1 tanaman perlubang. Tanaman dipupuk sebanyak 2 kali. Untuk benih hibrida Pertiwi 5 ini dapat dipanen kurang lebih 101 hari.

Harapannya, curah hujan saat ini tanaman jagung bisa baik, karena tanaman jagung sudah mulai berbunga dan tongkolnya sudah muncul dan berisi 2 dan 3. Dirinya memperkirakan awal April sudah bisa panen. ( ampera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *