Kelompok Tani Amkenat Kembangkan Varietas Jagung NASA29 dan 4  Varietas JH

 

SULAMU.NUSA FLOBAMORA–Kelompok Tani Amkenat, Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu,  Kabupaten Kupang, saat ini tengah menguji coba beberapa jenis varietas jagung hibrida. Selain varietas jagung NASA29 dari BPTP, juga dikembangkan jenis varietas lain dari Perusahaan Pertiwi yakni JH 45, JH 37 dan JH 27 atau Pertiwi 2, Pertiwi 3, Pertiwi 5 dan Pertiwi 6.

Pada uji adaptasi jagung hibrida pada cekraman kekeringan terhadap jenis varietas yang ada, menunjukan tingkat pertumbuhan yang luar biasa. Diharapkan kedepan tidak ada serangan hama yang dapat merusak tanaman jagung yang sudah ditanam saat ini.
Ketua Kelompok, Yohanes Noel menyampaikan hal ini saat ditemui di lahan pengembangan jagung hibrida di Desa Oeteta, Jumat (28/2/2020).

Yohanes menuturkan, kelompok tani yang dipimpinnya berjumlah 20 orang. Masing-masing anggota menanam varietas yang ada di lahan masing-masing.

Dijelaskannya, jagung Jenis Hibrida ini ditanam pada tanggal 14 Januari 2020 dengan luas lahan  4, 5 Hektar dengan 2 kali tanam. Penanaman  pertama pada musim panas dan kedua pada  musim hujan. Sewaktu jagung ditanam pada musim panas, panen menghasilkan 9, 9 ton perhektar.

“Jagung yang sekarang ditanam ini, pemupukannya 2 kali yaitu pertama pada usia tanaman 7 -14 hari.
Untuk hama pada jagung ini ada juga namanya  Grayak atau ulat tentara. Tapi untuk penangananya ada 2 cara yang kami lakukan,  pertama dengan penyemprotan dan kedua  dengan furadan  untuk membasmi aplikasi di pucuk daun,” jelas Yohanes.

Kepala BPTP NTT,  Dr. Procula Rudlof Matitaputty, S.Pt, M.Si, didampingi peneliti BPTP Ir. Evert Y Hosang, M.Si, Ph.D menyatakan kebanggaannya terhadap semangat yang ditunjukan petani di Oeteta.

Dijelaskannya, pengembangan beberapa jenis varietas jagung baik dari BPTP berupa NASA29 dan varietas jenis baru dari perusahaan penyedia bibit jagung hibrida di Indonesia, tentu perlu didukung penuh.

“Ini sedang ujicoba beberapa jenis varietas jagung hibrida di Oeteta. Inipun sesuai harapan Pak Gubernur NTT agar NTT jadi lumbung jagung nasional. Ada program Gema Agung atau Gerakan Masyarakat Agribisnis Jagung. Khusus di Oeteta, ada beberapa jenis varietas jagung sebagai uji adaptasi jagung hibrida,” jelas Procula.

Kegiatan dari Balai Penelitian Tehnologi Pertanian (BPTP), Jumat (28/2/2020) di Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang adalah Uji daya hasil jagung Hibrida dan BPTP Balitbangtan ada 4 Varietas yakni NASA 29, JH 45, JH 37 dan JH 27.

Dalam kegiatan ini juga untuk uji adaptasi jagung hibrida pada cekraman kekeringan. Tujuannya adalah, untuk melihat jagung hibrida yang di beri perlakuan, mana yang respon terhadap cengkraman kekeringan.(ampera).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *