OMK Papua Barat Siap Terlibat di Forum Temu Milenial OMK Nusantara

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Papua Barat, Dr. Robert K. Hammar, SH,MH,MM memastikan Provinsi Papua Barat siap hadir dalam acara Pesparani Nasional II tahun 2020 di Kota Kupang, NTT.

Pada momen ini, Orang Muda Katolik (OMK) Papua Barat  siap mengikuti Parade dan Ekspo juga kesiapan untuk bernyanyi Haleluya Handel serta melibatkan OMK Papua Barat dalam forum temu Milenial Orang Muda Katolik Nusantara dan berbagai kegiatan yang dirancang panitia.

Robert K. Hammar menyampaikan hal ini dalam pertemuan bersama dengan Panitia Pesparani di
Sekretariat Pesparani, Gedung  FKUB Jalan El Tari Kupang, Rabu, (18/2).

Menurut Robert, rombongan dari Papua Barat akan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama Wakil Gubernur Mohamad Lakotani, Uskup Sorong- Manokwari Mgr. Datus Hilarion Lega,Pr bersama 15 orang pastor,Sekda Papua Barat Nathaniel Mandacan dan juga lagi berkordinasi dengan Ketua DPRD Propinsi Papua Barat, Pangdam, Kapolda Papua Barat dan beberapa petinggi lintas agama.

Mengutip Rilis dari Sekretaris Bidang Promosi Publikasi dan Dokumentasi,  Fidelis Nogor yang dikirim ke Media disebutkan, pada kesempatan ini
Robert memberi apresiasi dan dukungan terhadap Ketua LP3KD NTT dan Panitia Nasional dari provinsi NTT yang telah bekerja keras menyukseskan event itu.

Baginya datang NTT adalah sebuah sebuah kehormatan karena bertemu sesama saudara serumpun Melanesia dan tentu adalah sebagai sesama saudara dalam Tuhan.

Diungkapkan selama ini mereka hanya bisa melihat NTT dalam pemberitaan media namun lewat event Pesparani Nasional 2020 maka sesama saudara dari Papua Barat dan Papua akan datang dengan full tim dan mengikuti semua (13) mata lomba yang dipertandingkan.

“Meski total peserta yang mengikuti lomba hanya 260 orang namun dipastikan mereka akan datang lengkap dengan panitia pendamping dan kelompok penggembira sekitar 700 orang,” kata Robert.

Dikatakan Robert, mengingat jarak dan mempertimbangkan biaya transportasi maka rombongan Pesparani Papua Barat berjumlah 700 orang tersebut berencana mencarter langsung pesawat dari Monokwari, Papua Barat ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada saat itu.

Doktor Robert yang adalah Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Barat itu juga menyatakan kesanggupan Tim Papua Barat untuk berpartisipasi mengenakan pakaian adat Papua Barat dalam Festival Tenun Nusantara.

Pada kesempatan yang sama Ketua LP3K Kabupaten Kaimana, Martinus Furima,SH mengatakan Tim Papua Barat siap hadir full tim dan siap datang berpesta di Kupang.

“Target kita bukan jadi juara, tapi kami 700 orang wakil dari 13 kabupaten di Papua Barat mau hadir di Kupang untuk bertemu saudara kami untuk berpesta nanyi bergembira bersama,” ujar  Martinus seraya mengatakan bahwa Papua Barat siap menyumbangkan fasilitas bel terbaik untuk peserta Lomba yang sudah didesain khusus untuk sebuah perlombaan kelas nasional.

Sementara Pdt. Abraham, S,Th pada kesempatan itu menyampaikan kesan luar biasa bagi NTT yang baru kali ini didatanginya.

“Senang bisa datang ke NTT. Bangga Ketua Flombamora di Kabupaten Kaimana dan Papua pernah memakaikan kami topi khas NTT dan jadi motivasi untuk datang di Kupang,” jelasnya.

Di Papau Barat, katanya, antar gereja Katolik dan Protestan bersatu membangun persaudaraan sejati melalui event- event rohani dengan membentuk pengurus dan panitia bersama.

Turut hadir dalam Kunjungan Delegasi Pesparani Papua Barat kali ini yakni 2 Putra NTT. Pertama Pembina LP3KD Papua Barat Abia Ulu, seorang putra Alor yang kini menjabat Kepala Badan Keuangan Provinsi Papua Barat dan juda Ketua Peguyuban Flobamora di Papua Barat Clinton Tallo kelahiran Rote Ndao.

Bagi keduanya, sebagai warga Papua kelahiran NTT, mereka siap mendukung terpilihnya NTT sebagai Tuan Rumah pegaleran Pesparani Tingkat Nasional.

Kehadiran Tim dari Papua Barat diterima Ketua LP3KD Provinsi NTT, Frans Salem, SH, M.Hum dan Panitia Pesparani 2020  yakni Sekretaris Umum Panitia Jacobus Kleden bersama John Dekresano, Karolus Buang lera Hali Lanan Elias, Elias Djoka, Remus Fernandes, Staf Sekretariat dan Sekretaris Bidang Promosi dan Publikasi, Fidelis Nogor.(*/ampera).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *