Panitia Pesparani NTT dan Nasional, 1,5 Jam Diskusi dengan Wakil Walikota Kupang

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Demi suksesnya penyelenggaraan Pesparani NTT tanggal 14-17 Mei 2020 dan Pesparani Nasional tanggal 28 Oktober-1 November, dimana Kota Kupang menjadi tuan rumah, maka panitia pelaksana menemui Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man.

Pertemuan selama 1,5 jam ini guna membahas soal persiapan beberapa hal urgen terutama kesiapan penginapan dan hotel untuk menerima tamu Pesparani NTT yang jumlahnya diprediksi mencapai 3.000 orang dan Pesparani Nasional mencapai 12.000 orang.

Mengutip Rilis yang diperoleh Media di Kupang, Jumat (07/02/2020) disebutkan, Ketua LP3K NTT Frans Salem, Ketua Pesparani Provinsi NTT,  Sinun Petrus Manuk bersama anggota dan Pesparani Nasional secara khusus menemui Wakil Walikota Kupang dr.Herman Man.

Pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut membahas berbagai persiapan terutama Kota Kupang sebagai Tuan Rumah Pesparani NTT 14-17 Mei 2020 dan Pesparani Nasional 28 Oktober- 1 Nopember 2020.

Hal urgen yang dibicarakan terutama kesiapan penginapan dan hotel untuk menerima tamu Pesparani NTT yang jumlahnya diprediksi mencapai 3.000 orang dan Pesparani Nasional mencapai 12.000 orang.

Diskusi bersama inipun membahas soal kesiapan penataan kota, akses jalan menuju venue lomba, lampu jalan, kesiapan destinasi wisata yang bakal dikunjungi peserta, UMKM kuliner lokal, souvenier juga masalah keamanan dan semarak kota jelang pesparani.

Ketua LP3K Provinsi NTT, Frans Salem menegaskan,  menyambut Pesparani NTT dan Nasional di Kota Kupang, direncanakan  akan digelar Lomba “Kelurahan Pesparani” tingkat Kota Kupang.

Lomba Kelurahan Pesparani ini, jelas Frans, merupakan bagian dari strategi pelibatan warga kota dalam memeriahkan pelaksanaan Pesparani terutama kelurahan yang menjadi pintu masuk peserta baik dari laut, darat maupun udara.

Termasuk juga kelurahan-kelurahan yang menjadi lokasi pegelaran dan venue pesparani yakni di GOR, Gereja Paulus, Aula Eltari, Gereja Sta. Maria Asumpta, juga pintu masuk bandara, Pelabuhan Tenau, Bolok dan Lasiana arah timur kota Kupang.

Terhadap semua hal yang disampaikan, Wakil Walikota Kupang, Herman Man mengatakan Kota Kupang siap menjadi tuan rumah yang baik dan siap menyukseskan Pesparani NTT dan Pesparani Nasional Sebagai Event Rohani yang berskala Provinsi dan Nasional.

Pelaksanaan Pesparani ini, katanya, menjadi momentum emas untuk mempromosikan Kota Kupang sebagai kota yang ramah dan layak menjadi tuan rumah pagelaran event nasional.

Pesparani juga menjadi ajang sangat strategis untuk  peningkatan ekonomi warga Kota Kupang karena pada saat yang bersamaan Kota Kupang akan didatangi lebih dari 15.000 orang tamu dari luar NTT dalam tahun 2020.

“Ini jadi memontum emas kita. Kami berterimakasih dan siap menjadi tuan rumah untuk suskeskan acara ini” tegas Herman Man.

Herman Man mengatakan,  saat ini Kota Kupang didukung 67 hotel berbintang dan melati, 41 penginapan (homestay) juga ribuan kamar yang nyaman dan layak huni dengan total tempat tidur bisa mencapai 8.000 bed.

“Nah ini bisa dimaksimalkan. Kita akan gelar koordinasi dengan semua pengusaha hotel,  resto,  pengusaha kuliner dan usaha jasa pariwisata lainnya untuk  menyambut ribuan tetamu kita ini,” ungkapnya.

Terhadap strategi panitia menyemarakan Kota Kupang melalui lomba “Kelurahan Pesparani”, Herman Man menyanggupinya dan siap mensosialisaiskan hal tersebut kepada seluruh warga kota.

Dirinya bahkan  langsung memerintahkan Kadis PU Kota Kupang untuk membereskan jalan-jalan kota dan lampu- lampu jalan yang masih macet terutama di Jalan protokol dan di lokasi venue pagelaran lomba.

Terkait Kesiapan Delegasi Pesparani Kota Kupang, lanjutnya telah dipilih 220 orang peserta pesparani yang akan bertarung memperebutkan 13 mata lomba ditingkat provinsi bahkan siap menjadi wakil NTT di Pesparani tingkat nasional.

Semua peserta dari Kota Kupang siap berlatih selama 60 kali  kedepan bahkan siap dikarantina selama seminggu di Hotel Naka Kupang.

Adapun Panitia Pesparani yang hadir mendampingi ketua panitia pada pertemuan tersebut yakni Romo Dus Bone, Pr, Panitia yang juga Anggota DPRD Kota Kupang Ewalde Taek, Yuvensius Tukung, dan Fidelis Nogor dari Bidang Promosi dan Publikasi.

Sementara Wakil Walikota Kupang didampingi Sekda Kota Kupang, Kadis Pariwisata Kota Kupang, Asisten I Setda Kota Kupang, Kadis PU Kota Kupang, Kabag Kesra dan beberapa pejabat lainnya.(*/ampera).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *