DWP NTT Diharapkan Terus Berkontribusi Bagi Kemajuan NTT

KUPANG.NUSA FLOBAMORA—Kehadiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTT selama ini, telah memberikan warna yang luar biasa dalam upaya membangun kualitas keluarga-keluarga yang lebih baik dan sejahtera di NTT.

Pemerintah NTT tentu sangat berharap agar kontribusi yang sudah diberikan DWP ini, terus dipertahankan dan ditingkatkan kedepannya. Program-program dalam upaya memajukan NTT ke arah yang lebih baik teruslah dioptimalkan.

Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Sekda NTT, Kosmas Lana pada puncak peringatan HUT DWP  ke-20 tingkat Provinsi NTT di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (7/12/2019).

Kosmas Lana mengatakan, Tema yang diusung pada HUT ke-20 DWP NTT Tahun 2019 adalah “Terus Optimalisasi Kinerja DWP Sebagai Mitra Strategis Pemerintah Untuk Sukseskan Pembangunan Nasional”.

Tema ini, kata Kosmas, patut diapresiasi secara baik dan harus dipahami, dimaknai karena memberikan motivasi dalam rangka mendorong eksistensi DWP lebih baik, dinamis dan memberikan kontribusi bagi kemajuan NTT.

“Sebagaimana diketahui bahwa DWP merupakan organisasi yang mengayomi istri semua ASN. Untuk itu DWP kedepan perlu berperan dan berkiprah dalam membangun kualitas keluarga yang lebih baik dan sejahtera untuk membangun keluarga-keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat,” katanya.

Dirinya mengajak semua kaum wanita untuk sungguh merenungkan makna HUT DWP. Dirinya juga mengapresiasi karena pada HUT ini dilaksanakan beberapa lomba sebagai wujud ekspresi dari pengetahuan dan ilmu yang dimiliki.

“Bukan soal siapa yang juara lomba tapi lebih dari itu memberikan pendidikan dan pelajaran bagi keluarga-keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat. Saya yakin kedepan DWP NTT semakin maju karena banyak program yang akan dilaksanakan seperti pendidikan, pelatihan bagi kaum perempuan,” pungkas Kosmas.

Pada kesempatan ini, Ketua DWP NTT, Bertha Salem Ladju mengatakan, kiprah Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTT sesungguhnya bukan baru 20 tahun belakangan, tetapi sudah 59 tahun.

HUT ke 20 tahun ini karena dilihat dari peralihan nomenklatur dari sebelumnya disebut hanya Dharma Wanita kemudian menjadi Dharma Wanita Persatuan.

Terkait dengan HUT DWP ke 20 ini, Kata Bertha, ada beberapa kegiatan telah dilaksanakan seperti Porseni, juga ada berbagai perlombaan seperti lomba pangan lokal berbahan dasar jagung dan kelor.

Mengenai kesan dan pesan selama dirinya memimpin DWP NTT, Bertha mengakui sudah 10 tahun (2 periode) memimpinbdan selama kepemimpinannya, selalu membangun komunikasi dengan DWP Kabupaten/kota dalam upaya membantu program pemerintah NTT.

Dikatakannya, selama melaksanakan tugas tentu sudah maksimal sesuai tanggung jawab yang diberikan dan akan berakhir pada Juni 2020 mendatang. Dirinya berharap semoga program apapun yang sudah diletakan dan sudah dilaksanakan bersama DWP NTT juga DWP Kabupaten/Kota terus berjalan oleh penggantinya nanti.

“Harapan saya DWP kedepan semakin eksis dan memahami tugas dan tanggung jawabnya. DWP harus menjadi terang dimanapun berada, menularkan hal-hal positif bagi orang sekitarnya khusus kaum perempuan,” harap Bertha.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *