BPS NTT Siap Sukseskan SP 2020, Dukung Program Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia

 

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Badan Pusat Statistik (BPS) NTT bertekad mensukseskan kegiatan Sensus Penduduk (SP) 2020.

Demi tercapainya maksud ini maka BPS akan menjalin kemitraan dengan para pihak seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas PMD, Dinas Kominfo di setiap daerah termasuk para Ketua RT.

Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus, S.Si, M.Si, menyampaikan hal ini pada acara Sosialisasi SP 2020 dan Workshop Wartawan di Hotel Sotis Kupang, Kamis (5/12/2019).

Menurut Darwis, pada SP 2020 nanti, tema yang diusung “Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia”. Terhadap tema ini tentu segenap jajaran BPS harus bekerja ekstra keras untuk suksesnya pelaksanaan SP 2020.

Sebagai jajaran di tingkat bawah, lanjut Darwis, berbagai stategi perlu dilakukan. Pihaknya tentu perlu membangun kerjasama kemitraan lintas instansi. Dirinya menyebut mitra yang perlu digandeng yakni, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas PMD, Dinas Kominfo di setiap daerah termasuk para Ketua RT.

Dirinya mengakui bahwa pada kegiatan SP 2020 sudah menggunakan sistem Metode Kombinasi. Dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang berkembang saat ini, petugas SP 2020 selain turun ke lapangan juga bisa menggunakan sistem online.

“Harapan kami agar masyarakat memberikan data secara akurat dan lengkap. Kita minta mitra terutama di tingkat RT supaya ikut membantu petugas kami di lapangan. Pendataan akan dilaksanakan pada Februari-Maret 2020,” katanya.

Tentang tidak semua wilayah mengakses jaringan internet, Darwis menyampaikan akan menggunakan kuisioner. Apabila ada data yang belum terakomodir di Sensus Online maka akan terakomodir pada sensus lapangan yang terlaksana di Juli 2020.

“Aplikasi online yakni melalui situs resmi, sensus.bps.go.id dengan terlebih dahulu mengisi NIK dan token. Token ini akan dikirim ke Handphone masing-masing masyarakat pada Januari 2020,” jelas Darwis.

Dirinya berharap semua pihak turut berpartisipasi mendukung kegiatan ini dengan menyampaikan informasi disetiap kesempatan. Hal ini dimaksudkan agar pada hari pelaksanaan, warga berada di tempat dan memberikan data sedetail mungkin kepada petugas pendata.(ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *