BPTP Balitbangtan NTT Sejahterakan Peternak dengan 200 Ekor Ayam KUB di Raknamo

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Kegiatan pengembangan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) melalui pemberdayaan Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) menjadi salah satu kegiatan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan salah satunya ‘Penyerahan Ayam KUB umur 2 bulan sebanyak 200 ekor beserta sarana produksi ternak (sapronak) meliputi; pakan, peralatan minum, dan vitamin’ kepada peternak Fajar Pagi, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang pada Selasa (3/12/2019).

Acara penyerahan tersebut dihadiri oleh Kepala BPTP NTT, Dr. Procula R. Matitaputty, S.Pt, M.Si, penanggung jawab kegiatan, Dr. Ir. Sophia Ratnawaty, M.Si, peneliti dan penyuluh BPTP NTT, serta peternak plasma.

Dalam sambutannya Kepala BPTP NTT menekankan bahwa peternak jangan hanya bisa menerima bantuan tetapi juga harus dapat mengembangkannya.

Lebih lanjut Kepala BPTP NTT menjelaskan bahwa peneliti dan penyuluh BPTP NTT juga akan melakukan pendampingan pemeliharaan ayam KUB sampai ayam KUB ini berkembang dan menyebar ke kelompok peternak yang lain. Sehingga nantinya Desa Raknamo dapat dikenal sebagai desa ayam KUB di NTT.

Penanggung jawab kegiatan, Dr. Ir. Sophia Ratanawaty, M.Si, menekankan tidak mungkin memberi bantuan secara penuh kepada peternak.

Peternak harus memiliki kontribusi sehingga ada rasa memiliki dari peternak dan serius dalam mengembangkan Ayam KUB.

Dalam hal ini perkandangan merupakan tanggung jawab peternak sedangkan Ayam KUB dan sapronak di awal pemeliharaan dari BPTP NTT dan sapronak untuk pemeliharaan selanjutnya menjadi tanggung jawab peternak.

Kegiatan penyerahan Ayam KUB ini merupakan upaya penyebarluasan teknologi unggulan Badan Litbang Pertanian dalam rangka menunjang program pemerintah untuk memperbaiki peternakan rakyat dan mensejahterakan petani peternak maka diperlukan ayam lokal berkualitas.

Ayam KUB memiliki keunggulan dibandingkan ayam kampung biasa. Keunggulannya antara lain: ayam KUB mampu bertelur lebih banyak mencapai 160-180 butir/ekor/tahun, pertumbuhannya lebih cepat, memiliki bobot badan umur 20 minggu (±5 bulan) berkisar antara 1.200-1.600 gram.

Umur awal bertelur lebih awal sekitar 20-22 minggu dengan bobot telur 35-45 gram. Tingkat mengeram ayam 10% sehingga ayam cepat bertelur kembali.

Kegiatan ini diharapkan ke depannya dapat mensejahterakan petani peternak di Kabupaten Kupang dan menyebar di semua wilayah NTT sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani peternak dan populasi ayam KUB di NTT. (Tim BPTP NTT/ER).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *