Penyuluh dan Petani Diberikan Bimtek dari Tim BPTP NTT di Kawitan Oeteta

KUPANG.NUSA FLOBAMORA—Sedikitnya puluhan penyuluh dan kelompok tani dari beberapa wilayah di Kabupaten Kupang, mendapat bimbingan teknis (bimtek) dari Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT.

Khusus bimtek peningkatan kapasitas penyuluh, bertindak sebagai nara sumber, Ir. Onike T. Lailogo, M.Si, PhD dan Dr. Ana Bire. Sedangkan bimtek tematik PTT jagung (panen dan pasca panen) menjadi nara sumber, Aurelius Koba yang juga Litkayasa BPTP NTT.

Onike T Lailago dihadapan para penyuluh dan anggota poktan juga undangan lainnya di lokasi Kawitan Oeteta, Kecamatan Sulamu, Selasa (12/11/2019) menjelaskan soal maksud dan tujuan dilaksanakannya bimtek.

Dikatakannya, bimtek merupakan kegiatan yang dimaksudkan untuk memberikan bantuan berupa tuntunan dan nasehat untuk menyelesaikan masalah yang bersifat teknis.

Dalam kaitannya dengan bimtek, kata Onike, penyuluh pertanian sebagai bagian integral pembangunan pertanian, merupakan salah satu upaya pemberdayaan petani dan pelaku usaha pertanian dalam meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan.

Untuk itu, lanjut Onike, dipandang perlu untuk melakukan bimtek peningkatan kapasitas penyuluh pertanian daerah. Fokus materinya, soal angka kredit penyuluh pertanian dan pengajuan secara online juga evaluasi penyelenggaraan penyuluhan pertanian. Juga bimtek tematik panen dan pasca panen jagung bagi petani.

Sementara Ana Bire menambahkan, tujuan dari bimtek ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan penyuluh BPTP NTT dan penyuluh daerah tentang cara melakukan evaluasi penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan
pengajuan secara online.

Selain itu, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang panen dan pasca panen jagung.

Di tempat yang sama Aurelius Koba yang juga Litkayasa BPTP NTT mengatakan, dalam kaitannya dengan bimtek ini, pada tahun 2019 pihaknya diberi mandat untuk melaksanakan kegiatan dalam upaya peningkatan pengetahuan petani secara holistic mengenai budidaya tanaman jagung secara tematik.

“Tujuan pelaksanaan bimtek ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai panen dan pasca panen jagung. Selain itu meningkatkan motivasi petani untuk bekerja sama dengan kelompok terutama dalam menjalankan usahatani budidaya jagung,” jelas Aurelius.

Hadir pada kegiatan bimtek ini yakni Kepala BPTP NTT, Dr. Procula Rudlof Matitaputty, S.Pt, M.Si, Danramil 1604/09/Sulamu, Kapten (Inf) Oktavianus Mali, Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Kupang, Pandapotan Siallagan, M.Si, pejabat mewakili Camat Sulamu, Amtiran.

Sukseskan Program  Swasembada Pangan

Kepala BPTP NTT, Dr. Procula Rudlof Matitaputty, S.Pt, M.Si, pada kesempatan ini memberikan motivasi kepada petani dan penyuluh. Menurutnya, program Menteri Pertanian yang baru sekarang ini adalah bagaimana mensukseskan program swasembada pangan.

Dirinya mengakui permasalahan utama yang ada di NTT terutama keterbatasan  sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian dan kurangnya air dalam mendukung usaha pertanian.

“Jangan karena kelemahan ini lalu kita putus asa. Kita harus bangkit dan maju dengan  semangat kerja keras. Buktinya Poktan Amkenat di Oeteta bisa panen jagung NASA29 walaupun kemarau panjang dan minus pasokan air,” katanya.

Menurutnya, pola pertanian tradisional perlahan harus ditinggalkan dan beralih ke pola pertanian yang berbasis teknologi.  Pendampingan dari BPTP NTT akan terus dilakukan sehingga hasil pertanian lebih baik dan bermutu.

Pejabat yang mewakili Camat Sulamu, Amtiran ketika membuka kegiatan bimtek ini mengharapkan  petani tidak boleh putus asa dengan kondisi alam yang ada. Walaupun baru pertama kali mengikuti kegiatan ini tapi dirinya bangga petani di Oeteta bisa memanen jagung.

“Poktan Amnekat akan dijadikan contoh untuk petani lainnya di Kecamatan Sulamu. Mari kita  terus bekerja keras dan kepada BPTP terus mendampingi para petani kami kedepannya,” harap Amtiran.(amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *