Dukung UPSUS di Manggarai Barat, Tim BPTP NTT Lakukan Gerakan Percepatan Tanam

MANGGARAI BARAT.NUSA FLOBAMORA–Dalam rangka mendukung kegiatan Upaya Khusus (UPSUS), Tim Peneliti dan penyuluh BPTP NTT turun membaur bersama petani di Kelompok Tani Pati Dia, Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat.

Tim peneliti dan penyuluh bersama petani melakukan kegiatan Penanaman bersama gerakan percepatan olah tanam, tanam padi musim kemarau dan penanaman kekeringan di kelompok tani tersebut.

Dari laporan Tim Peneliti dan Penyuluh BPTP NTT yang turun ke Manggarai Barat, pelaksanaan kegiatan tanggal 17September 2019. Kegiatan penanaman bersama ini karena di lokasi ini masih terdapat potensi-potensi lahan yang masih basah, dekat sumber air  yang bisa dilakukan percepatan tanam dengan mengoptimalkan alsintan  (pompa, tractor).

Kegiatan  diikuti  anggota kelompok tani Pati Dia dan dihadiri Petugas pengairan, Ketua KTNA, Lurah Tangge, Sekcam Lembor, Danramil Lembor, Dirut IMP 186, Penyuluh Kecamatan Lembor, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura Kabupaten Manggarai, bersama staff, PJ.Upsus NTT Wil.2 dan PJ.UPSUS Prov NTT yang dalam kesempatan ini di wakili oleh Bapak Hermawan.

Adapun tujuan dari gerakan tanam ini adalah Upaya pencapaian target LTT Bulan September dan periode Oktober 2018-September 2019). Selain itu,  menggerakan petani untuk segera melakukan olah tanah dan tanam, mengoptimalkan Bantuan Benih Pemerintah.

Juga Brigade Alsintan, alsintan Bantuan Pemerintah yang ada di setiap kelompok, Memberikan motivasi kepada petani dalam gerakan olah tanah dan tanam dan sebagai upaya-upaya pengamanan pertanaman yang terkena dampak kekeringan.

Dalam sambutanya, Hermawan menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada unsur Dinas, penyuluh,TNI, Pemerintah setempat.

Tidak lupa pula kepada petani atas kerjasama dan kerja kerasnya,  sehingga upaya percepatan olah tanah dan tanam dapat terlaksana sebagai salah satu upaya dukungan pencapaian target luas tambah tanam Kabupaten Manggarai Barat.

Hermawan juga menyatakan  kekaguman akan potensi persawahan Kabupaten Manggarai Barat khususnya Kecamatan Lembor.

“Saya baru pertama kali ke Kabupaten Manggarai Barat. Saya kaget dan kagum ternyata ada sawah seluas ini di NTT. Rasa capek karena  perjalanan panjang terbayar lunas,” ujar Hermawan.

Dirinya  juga berharap agar petani tetap kompak dan gotong royong. Dengan hadirnya pemerintah dapat memotivasi petani untuk semakin semangat dalam berusaha tani meringankan beban kerja.

Kepala Dinas Pertanian Mabar, Anggalinus Gapul mengatakan, Manggarai Barat merupakan salah satu lumbung pangan di Nusa Tenggara Timur dengan luas hamparan sawah mencapai 3.529 Ha. Oleh karena itu Manggarai Barat selalu mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah pusat.

Banyak program – program dari pusat yang dilaksanakan di Manggarai Barat, seperti Bantuan Alsintan, Traktor, Pompa air, Combine harvester, dll dan Inovasi teknologi  Baru yang selalu di Diseminasikan oleh BPTP NTT.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan oleh salah seorang perwakilan dari petani ucapan dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perhatian dan dukungan dari pemerintah Pusat, Dinas,BPTP NTT dan TNI yang terus memperhatikan  dan mendampingi petani.(Laporan Peneliti dan Penyuluh BPTP NTT/Amperawati).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *