6.000 Warga Jawa di Kota Kupang Ramaikan Grebeg Suro 1953/2019 Dengan Jalan Sehat

KUPANG.NUSA FLOBAMORA–Sebanyak 6.000 warga Jawa di Kota Kupang yang tergabung dalam Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Kota Kupang,  membaur mengikuti kegiatan Jalan Sehat.

Kegiatan Jalan Sehat yang merupakan rangkaian perayaan 1 Muharam ini, pada puncaknya akan dilaksanakan pentas seni budaya Jawa dan direncanakan akan dilakukan pula teleconference langsung dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Sabtu (14/9/2019) malam.

Ketua K2S Kota Kupang, dr. M Ihsan kepada Wartawan di sela-sela kegiatan Jalan Sehat yang mengambil titik start di Kantor Walikota Kupang, Sabtu (14/9/2019) menjelaskan soal rangkaian kegiatan Grebeg Suro ini.

Dikatakannya, sudah merupakan agenda dua tahunan bahwa warga Jawa di Kota Kupang melaksanakan kegiatan tradisi budayanya berupa Grebeg Suro. Sebelum puncak kegiatan ini, biasanya diawali dengan rangkaian kegiatan pendahuluan yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Dirinya menyebut, pada malam 1 Muharam atau malam Tarakatan, pihaknya  sudah melaksanakan dengan doa bersama yang dihadiri tiga pemuka agama dari Islam, Protestan dan Katolik. Lalu dilakukan pula penyamasan Keris Pusaka dilanjutkan tumpengan.

“Jalan sehat merupakan puncak dalam rangka Grebeg Suro yang nanti dirangkai dengan acara pentas seni malam harinya. Kami hadirkan juga  walikota Kupang, Forkopimda dan paguyuban lain di NTT baik dari Sumba, Padang, NTB, KKSS juga K2S dari kabupaten. Memang kita  juga rencanakan ada teleconference dengan  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan kita,” katanya.

Menurutnya, kegiatan Grebeg Suro  ini memang sesuai tradisi Jawa untuk mereka kembali merefleksi keberadaan di muka bumi. Seluruh warga Jawa merenungkan apa yang dibuat selama ini. Tradisi Grebeg Suro merupakan budaya yang diwariskan sejak pertama kali dilakukan di Ponorogo.

“Kita akan merenung  agar bisa perbaiki apa yang sudah lewat dan apa yabg akan dibuat kedepan. Kami bersyukur  dukungan pemerintah, warga Jawa di  Kota Kupang sangat baik dan kedepan bisa dilaksanakan dengan lebih meriah lagi. Kalau selama ini setiap dua tahunan maka kedepan bisa setahun sekali,” ujar dr. Ihsan.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Grebeg Suro,  Sopo Nyono menjelaskan, jalan sehat yang dilepas sesepuh K2S, Sumadi diawali dari Kantor Walikota Kupang menuju  Lippo lalu melewati Taman Nostalgia ke  Gedung DPRD Kota Kupang dan berakhir kembali di Kantor  Walikota Kupang.

“Sponsor utama Kopi Kapal Api, sweet Bar, Djarum, pegadaian, pocari dan missu (kecantikan). Total peserta 6.000 orang. Jadi Grebeg  Suro ini tanpa perbedaan. Maknanya sebagai sarana pesta rakyat. Ajang silahturahim warga Jawa di Kota Kupang. Nanti malam puncaknya akan kita gelar seni budaya yang merupakan tradisi yang sudah turun temurun,” ujar Sopo Nyono.(ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *