Wagub Apresiasi Program Save the Children di NTT

KUPANG.NUSA FLOBAMORA– Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi mengapresiasi program save the children dalam program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) holistik integratif.

Program PAUD HI merupakan program multi pihak yang membutuhkan partisipasi dan kerja sama dari berbagai Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Swasta dan Lembaga Non-Pemerintah, juga masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai penerima manfaat.

Wagub Nae Soi menyampaikan hal ini ketika membuka kegiatan Pameran dan Pembelajaran Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif, bertempat di Hotel Swiss Belinn Kristal Kupang, pada Kamis (4/7/2019). Kegiatan mengangkat tema “Investasi Dini Menuju Generasi Unggul Menyambut Bonus Demografi”.

Wagub secara pribadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan acara Pameran dan Pembelajaran PAUD Holistik Integratif ini terutama Save the Children selaku penyelenggara.

Selain itu apresiasi buat Pemerintah Kabupaten yang telah mengembangkan PAUD HI serta semua pihak yang telah dengan caranya masing-masing telah berkontribusi bagi pengembangan PAUD HI.

Wagub Josef menjelaskan PAUD HI merupakan Program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang PAUD. Dijelaskan bahwa Pengembangan Anak Usia Dini yang Holistik Integratif adalah upaya pengembangan anak usia dini, yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistimatis, dan terintegrasi sehingga anak-anak dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal yang mana akan berdampak pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia pada masa depan.

Wagub mengharapkan agar para pemangku kepentingan baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten beserta stakeholder terkait lainnya, memiliki pemahaman yang sama mengenai peluang dan tantangan dalam upaya Pelaksanaan Program PAUD HI yang lebih komprehensif.

”Melalui pameran ini, saya mengharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para pemangku kepentingan, dan terjadinya proses sharing pengalaman dan replikasi program Pengembangan Anak Usia Dini yang Holistik dan Integratif,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Wagub Josef mengharapkan adanya kesepakatan bersama yang dirumuskan dalam kegiatan ini untuk memberikan masukan bagi pemerintah dalam upaya memenuhi Misi IV Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yakni Pembangunan Sumber Daya Manusia terutama Pengembangan Anak Usia Dini yang Holistik dan Integratif, demi mencapai bonus demografi tahun 2030.

“Sekali lagi, kami berterima kasih kepada Save the Children yang sudah membantu Pemerintah Provinsi NTT untuk mendidik anak usia dini,” tambah Josef.

Pameran dan Pembelajaran Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif tersebut dilaksanakan mulai tanggal 4 – 5 Juli 2019.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Belu, Direktur Pendidikan dan Agama Bappenas /Bapak Amich Alhumami, MA, M.Ed, Ph.D, Asisten Deputi PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Masyarakat Kemenko PMK RI/Ibu DR. Femmy Eka Kartika Putri, M.Psi, Wakil Bunda PAUD Provinsi NTT, Unsur Forkopimda, pimpinan  dan utusan perangkat daerah baik lingkup Pemprov NTT maupun dari Pemkab Belu, TTU, TTS, Kab. Kupang, Kota Kupang, Sumba Barat, Sumba Tengah serta Pemkab Lombok Utara, Para Tokoh Agama, Para Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi Masyarakat Sipil, Para Akademisi, Para perwakilan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru PAUD Undana.(ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *