Mendampingi dengan Sepenuh Hati “Menyongsong Sistem Pertanian Korporasi

KUPANG.NUSA FLOBAMORA-–Tim Pendampingan Kawasan Peternakan BPTP NTT, Jumat, 12 April 2019 melakukan kegiatan pendampingan di Kelompok Tani Adika,  Dusun 4, Desa Raknamo   Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Jenis usaha yang dilakukan Poktan Adika adalah usaha penggemukan sapi. Kegiatan pendampingan yang dilakukan BPTP NTT berupa Monitoring Berat Badan Sapi, Perawatan Kesehatan Hewan, dan Monitoring Kebun HMT. Kegiatan pendampingan ini rutin dilaksanakan pada setiap bulan.

Dalam laporan BPTP NTT yang diterima, Selasa (16/4/2019) menyebutkan, sampai saat ini Poktan Adika memiliki anggota sebanyak 6 orang dan dalam waktu dekat akan bertambah sebanyak 10 orang anggota baru. Rata-rata anggota kelompok memelihara 3-4 ekor sapi dengan jumlah sapi keseluruhan sebanyak 20 ekor. Berat badan sapi pada bulan April rata-rata 153,1 kg/ekor bertambah 4 kg/ekor dibandingkan dengan penimbangan bulan Maret. Pada kesempatan ini juga dilakukan perawatan kesehatan hewan, jenis penyakit yang ditangani adalah penyakit Pink Eye dan luka pada kulit. Adapun untuk pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit dengan memberikan antibiotik, vitamin, serta spray antiseptik. Sementara untuk Kebun HMT, termonitor pertumbuhan Lamtoro Taramba umur 4 bulan dengan tinggi 220 cm, dan sebagian dari tanaman tersebut  sudah mulai berbunga.

Pada bulan Maret Poktan Adika telah menjual sebanyak 16 ekor sapi dengan harga 7,5-8 juta per ekor, dan membeli sapi baru untuk digemukkan kembali sebanyak 16 ekor dengan harga 6 juta per ekor. Yang menarik disini adalah pemilik ternak sudah tidak lagi mencari pembeli  tapi pembeli ternak sapi mencari ternak dimana komunikasi dilakukan melalui telepon. Kalau ada ternak yang sudah mencapai berat yang diinginkan pembeli dan jumlah ternak mencukupi maka pembeli datang untuk bertransaksi di kandang. Di sini petani sudah mempunyai posisi tawar yang tinggi. Harga berat hidup Rp 32.000/kg untuk ternak dengan berat berkisar antara 170 – 300 kg. Dalam rangka menyongsong sistem Pertanian Korporasi, Poktan Adika saat ini sedang dalam proses pendirian Badan Usaha yang berbadan hukum. Target jangka panjang Poktan Adika melalui pendirian Badan Usaha ini adalah menghasilkan sapi bakalan sebanyak 100 ekor per 6 bulan. Untuk mencapai target ini Poktan Adika berencana akan menambah jumlah anggota, memperluas kandang kelompok, dan memperluas kebun HMT seluas 5 Ha. BPTP NTT sebagai unit pelaksana teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian pertanian akan terus memberikan dukungan nyata diantara melalui  pendampingan kelompok, monitoring kesehatan hewan,  monitoring kebun HMT Lamtoro Taramba. Dan pemberian benih lamtoro taramba guna mendukung rencana perluasan kebun HMT Lamtoro Taramba seluas 5 Ha (AS, SR, MK, DP).(Amperawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *