Bupati Ngada Perhatian Penuh Sektor Pariwisata

KUPANG.NUSA FLOBAMORA– Bupati Ngada, Drs. Paulus Soliwoa menegaskan, dalam pemerintahannya nanti, akan mensinkronkan program yang telah dicanangkan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dalam bidang pariwisata. Khusus di Ngada ada 7 destinasi wisata yang sedang didorong seperti Taman 17 di Riung, Kampung adat Bena, Kololela, air panas Mangeruda, dll.
Bupati Soliwoa kepada wartawan di Kupang usai dilantik Gubernur NTT, Minggu (7/4/2019) mengatakan,  saat ini pemda gencar membangun infrastruktur ke lokasi wisata, termasuk melengkapinya dengan listrik, air dan fasilitas lainnya. Potensi yang paling utama di Ngada adalah pariwisata dan pertanian sehingga alokasi anggaran sangat jelas ke pengembangan ke kedua program unggulan ini.
“Tidak mungkin mengejar sesuatu yang tidak kita miliki. Pariwisata sebagai lokomotif dan didukung dengan sektor pertanian. Kalau kolaborasikan program antara kabupaten dan provinsi jalan baik maka bisa dipastikan NTT maju,” katanya.
Dirinya mengusulkan agar integrasikan anggaran antara provinsi dan kabupaten dalam hal pengurangan kemiskinan. Upaya yang dilakukan terutama penyiapan  rumah bagi warga.
“Tinggal dibagikan berapa disiapkan provinsi dan berapa di kabupaten dengan anggaran masing-masing. Kalau kita  gotong royong persoalan kemiskinan akan diselesaikan,” ujarnya.
Menurut Soliwoa, pola kerja yang dibuat gubernur sekarang tidak butuh banyak teori tapi beliau menginginkan langsung kerja.
“Memang banyak program di Ngada belum selesai tapi arah dan kebijakan jelas mengenai capaian rencana dalam periode tertentu. PAD Ngada memang kecil  Rp 45 Miliar lalu APBD Rp 98 miliar. Bukan soal besar kecilnya anggaran tapi penerapan efisiensi dan fokus,  kuncinya disitu,” tambahnya.
Tentang perhatian bidang yang sangat urgen saat ini, Soliwoa menegaskan,
fokus pada sektor ekonomi, kesehatan pendidikan dan infrastruktur yang sudah dimulai 2010. Dirinya melanjutkan program yang sudah diletakan mantan bupati Marianus Sae. Sistem pelayanan satu pintu dalam layanan publik akan diterapkan sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan akses pelayanan yang lebih baik.(ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *