Wakil Walikota Ajak IPHI Kota Kupang Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

KUPANG.NUSA FLOBAMORA--Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man mengajak para haji yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Kupang, tetap menjaga persatuan dan kesatuan di Kota Kupang. Semangat persaudaraan dan kerjasama antar tokoh agama selama ini harus terus ditingkatkan.

Herman Man menyampaikan hal ini pada acara hari ulang tahun ke 29 IPHI Kota Kupang di Asrama Haji Oebufu, Kota Kupang, Sabtu (23/3/2019).

Herman Man atas nama pemerintah dan warga Kota Kupang umumnya mendukung keberadaan IPHI. Kehadiran IPHI sejalan dengan misi Pemerintah Kota Kupang yakni  mewujudkan Kota Kupang yang rukun. Artinya, semua warga kota ini menginginkan semangat  kekeluargaan,  persahabatan serta perdamaian.

Herman mengakui dalam kurun waktu 10 tahun belakangan, IPHI  banyak berkontribusi dalam pembangunan kota. IPHI tidak sekadar menunaikan ibadah haji tetapi membawa nilai islami untuk kepentingan bangsa dan kota ini. Pemerintahpun punya kewajiban membantu umat manakala mengalami kesulitan. Khusus pada tahun 2019 ini, lanjut Herman,  pemerintah membantu 10 orang mengikuti umroh. Ini sesungguhnya bermakna meringankan karena amanah yang telah diberikan rakyat harus bisa ikut membantu rakyat pula. “Menunaikan ibadah haji itu wajib sesuai rukun Islam dan bantuan ini memang tidak banyak tapi yang paling penting adalah ibadah,” kata Herman.

Dirinya sepakat terkait  tema ulangtahun IPHI mengenai pemberdayaan haji dan hajah yang mablur. Pemberdayaan yang dimaksud tentu bagaimana sama-sama berperan menjaga persatuan dan kesatuan walaupun dalam konteks NTT dan Kota Kupang. Apalagi saat ini menghadapi momen politik maka dirinya mengajak agar sama-sama menjaga persatuan dengan mensukseskan pilpres dan pileg. Pendiri bangsa sudah meletakan kebersamaan dalam menjaga keutuhan NKRI sehingga generasi sekarangpun wajib meneruskan apa yang sudah diletakan itu.

“Kita jangan bicara soal ajaran teologis karena semua agama itu beda. Persamaan diantara pemeluk agama ada pada nilai-nilai kemanusiaan. Semua agama menginginkan kejujuran, kerjasama,  kerendahan hati. Mari kita jaga moral,  jaga etika.  Kerjasama di forum keagamaan terus ditingkatkan. Kita juga perlu peduli sosial bagi sesama sekitar kita,” pintanya.

Sementara di saat yang sama Haji Abdulah Said Sagran, SE selaku  Wakil Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Provinsi NTT menegaskan, wadah IPHI ini mempersatukan para haji dengan tujuan mengenang kembali perjalanan hidup selama ini dan bukan sekedar kegiatan saja tapi refleksi bersama.

Dirinya bangga dengan IPHI kota Kupang yang selalu aktif dalam setiap kegiatan apapun. Hal ini tentu kedepan  dijadikan ikon untuk kabupaten lain. “Pada kunjungan ke daerah selalu kami berikan motivasi dengan mencontohi Kota Kupang. IPHI Kota Kupang aktif terlibat dalam setiap kegiatan apapun di kota ini,” kata Abdulah.

Dirinya menggarisbawahi soal  perjuangan dalam mempertahankan NKRI oleh para pendahulu. Dimana mereka meletakan dasar yang kuat dalam menjaga keutuhan bangsa.  Ada spirit pendahulu yang merelakan jiwa dan harta sekalipun demi mempertahankan kedaulatan NKRI. Untuk itu segepan anggota IPHI harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan agar bangsa ini tetap ada sepanjang masa.

Abdulah juga mengatakan bahwa tidak gampang dan tidak mudah menjadi anggota IPHI karena ini orang pilihan dimana sudah menunaikan ibadah haji. Pada hakekatnya sebagai hambah Allah terbaik maka harus membuktikan diri dalam  komunitas untuk kemaslahatan bangsa dan negara khususnya di NTT.

“Namanya Haji ketika dia pulang dari tanah suci maka itu merupakan orang terbaik untuk memberi manfaat bagi manusia. Untuk itu pada momen ini hendaknya kita refleksi bersama dan saling bergandengan tangan menjaga daerah ini dan bersama pemerintah membangun bangsa agar rakyat semakin sejahtera,” pinta Abdulah.(ER)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *