BPS NTT Beberkan Data TPK dan Arus Penumpang Angkutan Udara

KUPANG. NUSA FLOBAMORA-–Badan Pusat Statistik (BPS) NTT beberkan data terkait tingkat penghunian kamar (TPK) Hotel berbintang di Nusa Tenggara Timur( NTT). Pada Januari 2019, TPK sebesar 38, 71 persen, turun 13, 14 poin dibandingkan TPK Desember 2018 yang sebesar 51, 85 persen. Hal ini berarti dari seluruh kamar hotel bintang yang tersedia di NTT pada Januari 2019 rata-rata terisi sekitar 38,71 persen. Angka  Januari 2019 turun 13, 14 poin dari TPK  Desember 2018 sebesar 52, 15 persen dan lebih rendah 0, 3 poin dari Januari 2018 lalu yang sebesar 39, 01 persen.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik NTT, Marittje Pattiwaelapia saat jumpa pers di ruang rapat lantai 2 BPS NTT, Jumat ( 1/ 3/ 2019).

Dijelaskan Maritje, rata-rata lama tamu menginap pada hotel berbintang di NTT selama  Januari 2019 naik menjadi 1, 57  hari dari rata-rata lama tamu menginap bulan Desember 2018 sebesar 1, 49  hari. Pada Januari 2019 rata-rata lama menginap tamu mancanegara turun menjadi 2, 51 hari di bandingkan pada bulan Desember 2018 selama 2, 87 hari. Pada bulan Januari 2019 rata-rata  lama menginap untuk tamu nusantara mengalami kenaikan 1, 50 hari dibandingkan dengan bulan Desember 2018 yaitu selama 1, 41 hari.

Lebih lanjut Maritje memaparkan, jumlah angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan Januari 2019 sebanyak 117.659 orang sedangkan penumpang yang berangkat sebanyak 115.963 orang. Pada Januari 2019, empat bandara sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara El Tari Kupang (53, 61 persen), Bandara Komodo Manggarai Barat (14,87 persen), Bandara Frans Seda Sikka ( 6,74 persen), dan Bandara H.Aroeboesman Ende (5, 43 persen).

Sedangkan untuk jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui pintu darat lintas Atambua pada bulan Januari 2019 sebanyak 7.869 orang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 43, 45 persen apabila dibandingkan dengan jumlah wisatawan mancanegara yang masuk pada bulan Desember 2018 yaitu sebesar 13,915 orang. ( ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *