Terbaru! DBD Terus Meningkat di Kecamatan Kupang Tengah

Oelamasi- Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) yang ditangani Puskesmas Tarus yang berada di Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang  terus meningkat sebab saat ini sudah menangani 33 kasus dari sebelumnya 22 Kasus yang pernah diberitakan media ini pada Selasa, 29/01/2018

“Ada tambahan 1 lagi jadi total 33” Demikian disampaikan drg. Imelda Sudarmadji, Kepala Puskesmas Tarus dalam pesan whatsapp  yang diterima media ini pada Jumat, (08/02/2019)

Menurutnya dari 33 pasien DBD itu yang 1 meninggal dunia, 2 masih dirawat di Rumah Sakit sedangkan yang lain telah dipulangkan untuk rawat jalan

Dokter gigi ini juga mengaku saat ini puskesmas Tarus masih tertinggi dalam kasus DBD mungkin  karena berbatasan langsung dengan Kota Kupang  yang  mengalami kejadian luar biasa (KLB) DBD dengan  tingkat mobilisasi tinggi sebagai contoh Desa Penfui yang banyak kos-kosan dan rata-rata warganya tidak menetap

Sesuai dengan arahan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang , dirinya juga terus melakukan upaya pencegahan juga penanganan antara lain, menghimbau masyarakat melalui mimbar Gereja untuk mewaspadai wabah DBD serta lakukan 3M (menguras, menutup,mengubur) , melakukan komunikasi lintas sektor dengan perangkat desa termasuk PKK dan Kader posyandu, Tokoh Agama sehingga jika ada warga yang mengalami gejala DBD agar segera dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit

Membuka Posko DBD, dan ini telah dilakukan yang bertempat sementara di Puskesmas Tarus yang beroperasi 24 Jam serta gencar melakukan penyuluhan/sosialisasi di Posyandu dan Puskesmas

Para pasien DBD yang ditangani Puskesmas Tarus biasanya dirujuk untuk dirawat di RS. Leona yang paling dominan, lalu disusul  RS. Siloam, RSUD S.K. Lerrick dan RSUD W. Z. Yohanes (AND)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *